GEMPAR, Terdakwa Pasutri: Banyak Oknum Polisi Nyabu di Rumah, Hasil Tangkapan Minta Dijual Lagi

Pasangan suami istri perekam video Aiptu P Tarigan yang mengonsumsi sabu memberikan keterangan yang cukup menggemparkan.

GEMPAR, Terdakwa Pasutri: Banyak Oknum Polisi Nyabu di Rumah, Hasil Tangkapan Minta Dijual Lagi
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Pasutri penyuplai sabu ke Aiptu P Tarigan jalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (21/2/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com - Pasangan suami istri perekam video Aiptu P Tarigan yang mengonsumsi sabu memberikan keterangan yang cukup menggemparkan. 

Bagaimana tidak, sang suami mengatakan kepada Majelis hakim yang dipimpin Marihat Simarmata bahwa banyak oknum polisi 'nyabu' di rumahnya.

Keterangan tersebut dikatakan sang suami Fitri Ariandi (40) di ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri Medan, Kamis (21/2/2019) sore. 

Ariandi mengatakan beberapa kali sejumlah polisi menggunakan rumahnya menjadi lokasi mengonsumsi sabu.

"Begini pak, kami ditangkap setelah si Aiptu P Tarigan itu ditangkap karena video menghisap sabu itu," terangnya.

Bahkan tak hanya itu, Ariandi mengatakan rumahnya pun dijadikan lokasi penyimpanan barang haram hasil tangkapan kepolisian. 

Barang haram  yang dititipkan tersebut pun rencananya untuk dijualkan lagi.

Oknum Polisi nyabu
Oknum Polisi nyabu (Istimewa)

"Jadi pak. Saya ini kibus (undercover) nya Polisi. Jadi banyak sabu-sabu yang dititipkan polisi ke saya itu, untuk dijual lagi. Itu barang hasil tangkapan polisi," katanya.

"Setiap polisi yang nyabu datang ke rumah saya, pak," cetusnya, sembari mengaku bahwa barangbukti 3 ons sabu merupakan milik salah seorang polisi berinisial PT.

Adapun istrinya, Lusi Susanti (31) mengatakan dirinya ikut mengonsumsi sabu karena merasa lebih tenang menghadapi masalah hidup. 

Halaman
1234
Penulis: Alija Magribi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved