Panahan Sumut Saring Atlet Senior dan Usia Dini Persiapan PraPON 2019 hingga PON 2024
Untuk kuota atlet yang akan diambil, sambungnya berkisar antara 200-250 persen lebih dulu.
Penulis: Chandra Simarmata |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengurus provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sumatera Utara menggelar seleksi daerah untuk menyaring Atlet-atlet yang akan mengikuti Pelatda PraPON 2019, PON Papua 2020 dan PON 2024 Aceh-Sumut.
Selekda tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 23-24 Februari 2019 bertempat di PPLP Sumut.
Sekretaris umum (Sekum) Perpani Sumut Rahmat Purba mengatakan selekda tersebut rencananya akan digelar selama dua hari.
Pada hari pertama akan dilakukan seleksi bagi atlet senior yang akan mengikuti pelatda PraPON 2019.
Sedangkan pada hari kedua akan dilanjutkan seleksi untuk atlet usia dini yang akan dipersiapkan menuju PON 2024 saat Sumut menjadi tuan rumah bersama provinsi Aceh.
"Hari Sabtu untuk seniornya, hari Minggu untuk usia dininya. Untuk senior berlaku umum mulai dari SMP, SMA, Mahasiswa, Umum. Untuk usia dini SD sama SMP," ujarnya kepada Tribun Medan, Kamis (21/2/2019).
Dijelaskan Rahmat, pada seleksi untuk tingkat provinsi tahun ini, lolos tidaknya seorang atlet untuk mengikuti pelatda KONI Sumut akan ditentukan oleh skor yang diperoleh para atlet tersebut.
Untuk kuota atlet yang akan diambil, sambungnya berkisar antara 200-250 persen lebih dulu. Nantinya, setelah terpilih maka akan kembali lagi diseleksi berdasarkan progres latihan selama 6 bulan ke depan.
"Kita lihat dulu skornya nanti. Ada lah limitnya. Kalau rendahnya ngapain ramai-ramai. Satu regu kan 4 orang. Kalau 200% jadi 8, kalau 250% jadi 10 orang satu nomor," terangnya.
Lebih lanjut kata Rahmat, pada Selekda tingkat provinsi tahun ini, pihaknya akan memainkan sebanyak tiga nomor lomba yakni Recurve, Compund, dan ronde Nasional (standard bow). Selekda ini juga akan diikuti oleh seluruh pengurus cabang (Pengcab) Perpani kabupaten/kota yang ada di bawah naungan Perpani Sumut.
"Nomor panahan itu ada tiga jenis, pertama recurve itu yang olimpiade, compund itu yang untuk Asian Games, dan ronde Nasional yang berlaku di Indonesia saja. Pokoknya diwajibkan ikut semua (pengcab), kan ini usia dini sana senior, ada yang ikut senior, ada ikut senior," jelasnya.
Nantinya, kata Rahmat, usai Selekda selesai digelar, maka pihaknya akan segera mengirimkan nama-nama atlet Perpani yang lolos kepada KONI Sumut untuk disahkan mengikuti pelatda PON. Rahmat pun berharap lewat Selekda tersebut, akan ada atlet-atlet potensial yang akan kembali dipersiapkan dan dilatih sehingga bisa membawa Sumut lolos di PraPON dan meraih hasil maksimal di PON Papua 2020.
"Ya makanya yang terbaiklah baru dikirim ke KONI, ini kan resmi. Pokoknya semoga selekdanya sukses. Tanggal satu Maret kan sudah mulai pelatda. Kita upayakan lolos lah dulu ke PraPON," pungkasnya.
(cr11/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/selekda-panahan-sumut.jpg)