Maruarar Sirait Debat Alot dengan Fadli Zon, Prabowo Subianto Disebut Tak Pernah Menang Pemilu

"Saya katakan dengan fakta-fakta memang Bapak Prabowo belum bisa menang, belum punya track record yang bisa meyakinkan rakyat untuk level kota"

Maruarar Sirait Debat Alot dengan Fadli Zon, Prabowo Subianto Disebut Tak Pernah Menang Pemilu
Tribun Jabar
Fadli Zon. (Tribun Jabar). #Maruarar Sirait Debat Alot dengan Fadli Zon, Prabowo Subianto Disebut Tak Pernah Menang Pemilu 

Viral, Siswa dan Orangtuanya Hajar Petugas Kebersihan Sekolah hingga Kepala Robek

Viral Video Detik-detik Panggung Pernikahan Roboh di Cengkareng, Begini Nasib Kedua Pengantin

Viral Video Guru Hajar 2 Muridnya yang Berseragam SMP, Beginilah Fakta di Baliknya

Viral, Detik-detik Aksi Kekerasan Suami Direkam Istri dan Disebarkan via Facebook, Ini Motifnya

Viral Rusak Motor Sendiri dan Bakar STNK, Sang Ibu Pingsan, Kakak Adi: Dia Tulang Punggung Keluarga

"Pertama kalau dikatakan Pak Prabowo itu tak pernah menang sebab karena kontestasi Bapak Prabowo itu memang dia berangkatnya adalah dari militer, jadi kontestasi nya yang ada di militer dan itu untuk mendapatkan sampai jenderal bintang 3 sebagai Pangkostra, sebagai danjen Kopassus dan prestasi-prestasi lain yang dirintis dari bawah, saya kira berbeda dengan sipil," kata Fadli.

Pernyataan Fadli itu kemudian disanggah kembali oleh Ara.

Menurutnya yang dibicarakan adalah konteks Prabowo di sipil bukan saat di militer. 

Saat di sipil, fakta membuktikan bahwa Prabowo dua kali kalah, yakni saat maju sebagai Cawapres pada 2009 dan sebagai Capres pada 2014.

"Jadi saya berargumentasi itu dalam kontestasi yang sudah terjadi, 2 kali pilpres, itulah hasilnya seperti itu ya memang itu kenyataannya seperti itu, belum punya track record dipercaya rakyat, untuk memenangkan sebuah kontestasi politik dipilih rakyat langsung, tidak pernah belum pernah dipercaya rakyat dalam kontestasi pemilihan langsung secara nasional, dua kali mendapatkan atau mengikuti," katanya.

Mendengar pernyataan tersebut, Fadli yang posisi dukuduknya dengan Ara terhalang oleh Komisoner Bawaslu Rahmat Bagja, kemudian menimpali bahwa kekalahan Prabowo salah satunya saat maju sebagai Cawapres berpasangan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sebagai Capres, Prabowo hanya sekali kalah dengan perolehan suara yang tipis pada 2014 lalu. Selisih kekalahan Prabowo dari Jokowi hanya berkisar 5 persen suara saja, itu pun dengan sejumlah catatan kecurangan yang dilaporkan ke Mahkamah Konstitusi.

"Ya memang yang milih Pak Jokowi lebih dari itu tapi bed nya nggak terlalu besar, itu bukan satu angka yang gegap gempita apalagi ditambah dengan angka yang seperti itu," katanya.

Fadli juga kemudian menyebut bahwa Prabowo memiliki peran dalam karir politik Jokowi.

Tanpa Prabowo dan Gerindra, Jokowi tidak akan bisa maju sebagai calon Gubernur pada Pilkada DKI 2012 lalu.

Karena PDIP saat itu, menurut Fadli, memiliki calon lain yakni calon petahana Fauzi Bowo.

Berkat Prabowo lah, Jokowi kemudian diterima PDIP sebagai cagub berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Perdebatan tersebut membuat suasana diskusi menjadi riuh.

Setelah perdebatan tersebut usai‎, Fadli yang mengenakan kemeja biru lengan panjang bersalaman dengan Ara.

Bahkan bersama komisioner Bawaslu, mereka salam komando.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Debat Sengit Fadli Zon dan Ara, Ketika Prabowo Disinggung Tidak Pernah Menang Pemilu

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved