Breaking News

'USU International Open Karate', Ajang Pemanasan Sebelum Pra PON 2019 Dihelat

9 karateka Malaysia dan 13 karateka India ikut berpartisipasi dalam kejuaraan yang diinisiasi UKM Karate USU hingga 24 Februari 2019.

TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Pertandingan kelas kata pada pembukaan Kejuaraan USU International Open Karate resmi digelar yang diikuti 672 atlet di Pardede Hall, Jl. Dokter TD Pardede, Medan, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kejuaraan USU International Open Karate resmi digelar dengan diikuti 672 atlet di Pardede Hall, Jl. Dokter TD Pardede, Medan, Jumat (22/2/2019).

Kejuaraan yang berlangsung hingga 24 Februari 2019 ini mempertandingkan 5 kelas yaitu kelas U-14, kelas Kadet, kelas Junior, kelas Senior dan kelas kata.

Informasi yang dihimpun, terdapat 95 kontingen yang berlaga dari berbagai daerah serta dua negara tetangga yaitu India dan Malaysia.

Sebanyak 9 karateka Malaysia dan 13 karateka India ikut berpartisipasi dalam kejuaraan yang diinisiasi UKM Karate USU hingga 24 Februari 2019 mendatang.

Sekum FORKI Sumut, Zulkarnain Purba mengatakan Pengprov berharap melalui kejuaraan ini bisa menjadi penambah jam terbang atlet sebelum gelaran Pra PON 2019.

"Kita harapkan ini untuk dapat meningkatkan kemampuan sekaligus untuk mengevaluasi atlet. Setelah kemarin ada Tebing Tinggi Open, ada Kejatisu Cup sehingga terus atlet itu tidak hanya latihan tapi ada kesempatan untuk menguji kemampuannya setelah mengikuti latihan," terangnya kepada Tribun saat pembukaan.

Ia berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk juga menyelenggarakan kejuaraan serupa untuk kemajuan Karate Sumut.

"Harapan kita semakin banyak pihak pihak yang ingin membuat event seperti ini, baik untuk pembinaan. Kita mendukung penuh makanya dari awal kita terus bicara dengan panitia apa yang kurang biar disiapkan. Dan kita juga batasi pesertanya tidak lebih dari 800, supaya kualitas nya juga terjagalah," tegasnya.

Ia juga menginginkan laga ini sebagai persiapan para karateka Sumut untuk mengukur kekuatan lawan baik menyambut PON 2020 maupun PON 2024.

"Kita juga ingin melalui event ini akan lahir atlet atlet yang tangguh karena jni menjadi modal buat kita untuk menghadapi PON 2024 untuk para karateka muda kita. Para atlet dari luar Indonsia, kita berharap ini bisa menggugah semangat atlet.
Kalau ini atlet atlet Pra PON dari daerah lain juga bisa menjadi tolak ukur," pungkasnya.

Sementara, Sekretaris Dispora Sumut, Rudi Renaldi mengapresiasi ikut campurnya Universitas Sumatera Utara dalam kemajuan olahraga Sumut.

"Kami mengapresiasi terselenggara kejuaraan berlevel internasional yang disenggelarakan USU ini, karena kejuaraaan seperti ini perlu terus dihelat supaha menambah pemgalaman karena dibandingkan pulau Jawa kita sangat minim mengadakan kejuaraan," terangnya.

Ia juga menuturkan dalam hal ini, Dispora akan memantau para talenta-talenta berbakat yang dimiliki Sumut untuk jangka panjang menuju PON 2024.

"Kita terus mempersiapkan diri menuju tuan rumah PON 2024, selain sarana dan prasarana. Kami juga intens bersama KONI untuk memantau para karateka yang ideal dalam 5 tahun mendatang karena target kita bukan hanya sukses penyelenggaraan, tapi juga sukses prestasi," tutup Rudi.

(vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved