Dukun di Filipina, Nekat Bongkar Kuburan, Ambil Tulang Tempurung yang Dipercaya Beri Kekuatan

Seorang dukun Filipina mengaku nekat membongkar kuburan, untuk mengambil tempurung lutut dari mayat, yang dipercaya dapat memberi dirinya perlindungan

Dukun di Filipina, Nekat Bongkar Kuburan, Ambil Tulang Tempurung yang Dipercaya Beri Kekuatan
Viral Press
Seorang dukun Filipina nekat membongkar kuburan dan mengambil tempurung lutut mayat, yang dipercaya dapat memberi kekuatan dan perlindungan.

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang dukun Filipina mengaku nekat membongkar kuburan, untuk mengambil tempurung lutut dari mayat, yang dipercaya dapat memberi dirinya perlindungan secara spiritual.

Ia adalah Angelito Oreta yang berusia 55 tahun, bersama para pengikutnya diklaim telah melakukan aksi ini sejak lama.

Pertama mereka mencari kuburan yang masih baru digali. Kemudian mereka mengambil tempurung lutut mayat dengan pisau bedah.

Setelah didapatkan, mereka membasahi tulang-tulang dalam minyak kelapa, mendiakannya selama beberapa hari untuk menghilangkan kulit yang masih menempel, sebelum akhirnya digunakan.

Di samping itu, mereka juga tak lepas memberikan 'doa dan pengabdian' kepada roh-roh pemilik tulang sebelumnya.

Setelah kering, tempururng lutut akan disebar di seluruh sudut rumahnya atau dipakai seperti jimat keberuntungan.

Pengikut percaya bahwa tempurung lutut yang diberkati bertindak seperti 'malaikat penjaga', yang mampu memberi mereka perlindungan dari pencuri dan maupun orang jahat lain.

“Itu adalah tempurung lutut orang yang sudah meninggal," katanya Oreta.

"Kami mendapatkannya dari pemakaman umum, tentu saja,"sambungnya, mengakui proses itu ilegal.

“Kami tidak tahu itu milik siapa, karena berasal dari orang yang berbeda. Bukan saudara saya tetapi saya berdoa untuk mereka. Mereka bisa melindungi keluarga saya."

Oreta melakukan tindakan berani ini tidak untuk menghasilkan uang.

Ia justru memberikan tempurung yang ia dapat secara cuma-cuma kepada teman-teman yang memiliki satu aliran dengannya.

Sebagian besar dari tulang-tulang itu diambil dari pemakaman umum di sekitar rumahnya di Muntinlupa, di pinggiran Manila, di Filipina.

“Mereka (malaikat penjaga) tidak akan meninggalkanmu. Tapi itu semua tergantung apakah Anda akan menggunakan kekuatan untuk melakukan kebaikan.”

(cr12/tribun-medan.com)

Penulis: Sally Siahaan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved