Perpani Sumut Gelar Seleksi Atlet Usia Dini untuk Persiapan PON 2024
untuk kategori usia dini, selekda tahun ini diikuti lebih dari 48 pelajar putra-putri tingkat SD dan SMP.
Penulis: Chandra Simarmata |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sumatera Utara kembali menggelar seleksi daerah (Selekda) hari kedua untuk menjaring Atlet-atlet usia dini yang akan mengikuti Pelatda untuk persiapan PON 2024 Aceh-Sumut.
Selekda tersebut digelar di lapangan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut jalan Sekolah Pembangunan, Medan Sunggal, Minggu (24/2/2019).
Ketua umum Perpani Sumut Jonas Hudaya melalui Sekretaris umum Rahmat Purba mengatakan untuk kategori usia dini, selekda tahun ini diikuti lebih dari 48 pelajar putra-putri tingkat SD dan SMP.
Pada Selekda tersebut, kata Rahmat pihaknya hanya mempertandingkan satu nomor lomba yakni ronde Nasional (standard bow) untuk jarak 40, 30, 20 meter tingkat SMP dan 30, 20, 15 meter untuk tingkat SD dengan masing-masing sebanyak 6 seri.
"Hari ini seleksi hari kedua untuk tingkat SMP putra dan putri persiapan PON 2024 untuk jangka panjang. Untuk SD sama SMP 48 lebih," ujarnya kepada Tribun Medan, Minggu (24/2/2019).
Rahmat juga menambahkan, untuk Selekda kali ini dihadiri sepuluh pengurus cabang (Pengcab) Perpani kabupaten/kota se Sumatera Utara. Masing-masing Pengcab mengirimkan perwakilannya untuk berlomba lolos menjadi atlet pelatda KONI Sumut.
"Selekda diikuti dari Asahan, Tanjungbalai, Simalungun, Pematangsiantar, Tebingtinggi, Deliserdang, Binjai, Langkat, Medan, dan Labuhanbatu," katanya.
Setelah usai seleksi, kata Rahmat, pihaknya akan segera melakukan rekapitulasi skor dan kemudian merapatkan untuk menentukan para atlet yang lolos seleksi. Nantinya nama-nama atlet yang lolos Selekda akan langsung dikirimkan ke KONI Sumut.
"Paling lama hari Senin besok harus siap, minimal diambil 200%, karena satu tim/regu kan empat orang, jadi 200% 8 orang putra putri, SD dan SMP. Harapannya supaya ini bisa jadi kebangkitan panahan Sumut, terutama dalam menyongsong PON 2024 Aceh-Sumut sebagai tuan rumah. Kita harus ambil bagian," ungkapnya.
Namun sambung Rahmat, para atlet yang lolos Selekda nantinya masih berpeluang tergeser oleh atlet di bawahnya jika selama pelatda tidak menunjukkan kemajuan. Karena itu dia mendorong agar para atlet yang terpilih dapat menunjukkan dedikasi yang tinggi supaya pertarungan atlet Sumut sebagai tuan rumah PON 2024 bisa dipertanggungjawabkan.
" Yang penting berbuat lebih baik untuk nama baik Sumatera Utara. Pokoknya medali harus kita sumbangkan di PON 2024 apapun ceritanya. Jumlah konkret belum ada tapi kita harus mampu. Itu tetap degradasi supaya mereka ada daya saing, tapi ini diutamakan, kalau mereka mengalahkan yang sudah pelatda ya ganti," pungkasnya.
(cr11/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/selekda-panahan-sumut-untuk-pon-2020.jpg)