Berbagi Peluang dan Tantangan Berinvestasi di Seminar Wealth on Wealth

Berbagai peluang dan tantangan berinvestasi di tengah momentum pertumbuhan ekonomi nasional

Berbagi Peluang dan Tantangan Berinvestasi di Seminar Wealth on Wealth
TRIBUN MEDAN/AYU PRASANDI
Chief Executive Officer Standart Chartered Bank Indonesia, Rino Donosepoetro (dua dari kiri) bersama para pembicara seminar Wealth on Wealth. 

TRIBUN-MEDAN.com - Berbagai peluang dan tantangan berinvestasi di tengah momentum pertumbuhan ekonomi nasional, regional hingga global di sepanjang tahun 2019 menjadi materi diskusi di seminar wealth on wealth (WoW) 2019 yang diadakan Standard Chartered Bank.

Diadakan di Hotel JW Marriott Medan dan mengangkat topik Indonesia 2019, Unlocking Oppurtunities amid Global Uncertaintirs, seminar tersebut menghadirkan beberapa pembicara yang memang berkompeten.

Chief Executive Officer Standart Chartered Bank Indonesia, Rino Donosepoetro, mengatakan, seminar tersebut sebelumnya sudah diadakan di Bandung, Jakarta, Surabaya dan terakhir diadakan di Medan.

"Total ada 2.500 nasabah priority banking yang diundang untuk mengikuti seminar yang telah diadakan 15 tahun," ujarnya, Senin (25/2/2019).

Ia mengungkapkan, tahun ini pasar finansial global yang juga membawa pengaruh terhadap situasi ekonomi nasional.

"Tahun ini merupakan tahun yang menarik, di mana keputusan finansial dan berinvestasi akan dipengaruhi nuansa politik, mengingat adanya pemilu yang akan segera berlangsung," ungkapnya.

Ia menjelaskan, optimis pertumbuhan ekonomi nasional akan tetap terjaga didorong oleh fundamental ekonomi yang kuat serta peningkatan daya beli rumah tangga dan pemulihan sektor investasi swasta.

"Adanya seminar ini, mengajak para nasabah yang sengaja diundang agar semakin paham tentang pertumbuhan ekonomi baik secara nasional, regional maupun global," jelasnya.

Managing Director and Head Wealth Management Standard Chartered Bank Indonesia, Bambang Simarno, mengatakan, seminar tersebut merupakan salah satu cerminan komitmen untuk selalu memberikan nilai tambah terhadap produk dan layanan.

"Kami terus mencari solusi untuk dapat memenuhi kebutuhan investasi bagi nasabah melalui produk-produk yang invatif," katanya.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved