Sindikat Pencuri Sepeda Motor Jalanan Ditangkap Polisi setelah Antarkan Anak ke Sekolah

Dari tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti seperti 3 buah gagang kunci letter T serta 4 buah anak kunci letter T.

Sindikat Pencuri Sepeda Motor Jalanan Ditangkap Polisi setelah Antarkan Anak ke Sekolah
Tribun Medan/Polsek Helvetia
Tersangka pelaku pencurian sepeda motor M Alfaria dan Eko saat diamankan di Polsek Medan Helvetia. 

TRIBUN-MEDAN.com- Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Medan Helvetia meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi di Jalan Pembangunan Komplek Pondok Surya Blok No 103, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (17/8/2019) lalu.

Tersangka M Alfaria (38) warga Jalan Karya 2 Gang Rela, Desa Helvetia, Kelurahan Sunggal dan Eko (37) warga Jalan Teuku Amir Hamzah, Kecamatan Medan Barat. Kedua tersangka diamankan dari dua tempat berbeda, Jumat (22/2/2019).

Dari tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti seperti 3 buah gagang kunci letter T serta 4 buah anak kunci letter T.

Kemudian, satu unit Honda Mobilio warna putih BK 1596 IH (alat yang digunakan) dan satu unit HP Nokia warna biru.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Trila Murni mengatakan, saat itu korban bernama Intan (27), warga Jalan Pendidikan Dusun ini Desa Bandar Setia Kecamatan Perut Sei tuan, Kabupaten Delserdang, sedang memarkirkan sepeda motor di depan rumah sepupunya yang berada di Jalan Pembangunan Komplek Pondok Surya Blok III. Selang beberapa jam kemudian, para pelaku membawa kabur sepeda motor korban.

"Aksi pelaku terekam kamera CCTV. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Helvetia dan berharap pelaku dapat segera diamankan," kata Trila, Senin (25/2/2019).

Penganiayaan Sekuriti Unimed Berujung Kematian Dua Pemuda, Ini Kata Wakapolda Sumut

Mercy Youth Forum Ajak Anak Muda untuk Tumbuhkan Kebiasaan Membaca Buku

Videonya Viral Lagi Nyabu, Aiptu P Tarigan Tak Digaji Polri Sejak Ditetapkan DPO

Abang Tega Tikam Adiknya Enam Kali karena Berebut Harta Warisan

Untuk kronologis penangkapan, ungkap Trila, pada Jumat (22/2/2019), Pegasus Reskrim Polsek Medan Helvetia mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku M Alfaria sedang berada di kediamannya. Tim kemudian mendatangi rumah tersangka.

Sesampainya di TKP, tim melihat pelaku sedang berboncengan ke luar rumah untuk mengantar anaknya sekolah.

Penumpang China Airlines Ketahuan Bawa Ratusan Amunisi Lewat Bandara Juanda

KontraS Minta Unimed Bertanggungjawab terhadap Kematian Joni dan Stefan: Tak Boleh Lepas Tangan

Jokowi: Sekarang Saya Tunggu Pengembalian Lahan Negara, SINDIR PRABOWO? TONTON VIDEO LENGKAPNYA. .

"Setelah diikuti, tim mengamankan tersangka di Jalan Ringroad, simpang Jalan Amal, Kecamatan Sunggal. Tersangka kemudian diboyong untuk dilakukan pengembangan," jelas Trila.

Dari hasil interogasi, kata Trial, tersangka M Alfarik mengakui kalau dia beraksi bersama Eko. Tim kemudian bergerak ke kediaman Eko di Jalan Teuku Amir Hamzah dan berhasil memgamankannya beserta alat bukti yang digunakan berupa 4 alay kunci letter T. Keduanya kemudian diboyong ke Polsek Medan Helvetia untuk diproses lebih lanjut.

Mengejutkan, Sekuriti Unimed Penganiaya Dua Pemuda Hingga Tewas Tak Miliki Sertifikat

Berniat Menolong Teman, Mandor di PTPN VIII Tewas Disengat Kawanan Lebah

Bukan Dari Keluarga Miskin, Wanita Asal Indonesia Ini Ungkap Kenapa Mau Jual Keperawanannya

"Kita masih mengembangkan kasus ini. Kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara," tukas Trila.

(Mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved