Advertorial
Wadahi Bakat Generasi Muda, Alfamidi Medan Gelar Kompetisi Bertajuk Imlek
Berkembangnya zaman dan teknologi membuat kehidupan semakin modern. Di sisi lain, hal tersebut membuat sebagian budaya dan tradisi
MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Berkembangnya zaman dan teknologi membuat kehidupan semakin modern. Di sisi lain, hal tersebut membuat sebagian budaya dan tradisi dari generasi sebelumnya tidak diteruskan, sehingga lambat laun terancam hilang serta terlupakan. Disisi lain, generasi muda semakin tidak dapat membendung pengaruh dari perkembangan budaya dari luar.
Alfamidi Medan pada kesempatan Imlek ini, mengadakan event untuk mewadahi bakat bagi generasi muda. Alfamidi menggelar kompetisi bertajuk Imlek. Ada berbagai kegiatan perlombaan yang telah dilaksanakan pada Sabtu (23 Februari 2019), berlokasi di Alfamidi Letda Sujono I kota Medan. Kemeriahan pun terlihat dengan padatnya area pelataran parkir, dari pengunjung dan peserta yang ikut pada kompetisi kali ini.
Acara yang dimulai dari sabtu siang hingga malam hari, diikuti oleh berbagai kalangan usia. Mulai dari usia 4 sampai 20 tahun. Gelar perlombaan yang diadakan oleh Alfamidi lomba Fashion Show, lomba Dance dan lomba karaoke. Nah, untuk menambah kemeriahan dekorasi nuansa imlek pun hangat terasa di saat acara. Untuk lebih memeriahkan acara. Pihak panitia juga memberikan hiburan band dari group “A Muse” yang merupakan salah satu komunitas musik/band yang ada Alfamidi cabang Medan.
“Yah, kita tahu bersama bahwa saat invasi budaya masif masuk lewat berbagai saluran media berteknologi, baik media cetak mau pun media elektronik /online (TV & internet). Hal ini juga membuat perubahan budaya kita menjadi dinamis. Nah, ini juga akan berdampak pada pergeseran budaya, tidak hanya orang tua, bahkan yang rawan saat ini adalah kalangan generasi muda tak luput dari terpaan tersebut. Oleh karenanya Alfamidi ingin mengajak generasi muda kembali mengingat dan melestarikan budaya yang ada, melalui gelaran event-event yang di selenggarakan Alfamidi”. Ujar Rudy Irwansyah selaku Marketing Manager Alfamidi wilayah Sumatera Utara.
Lomba fashion show, dengan baju tradisional, cheongsam dan changsan. Cheongsam dan changsan yang merupakan busana tradisional dari Tionghoa. Menjadi acara yang ditungu-tunggu. Karena keunikan dan keindahan design baju membuat pengunjung ingin menyaksikan, hal ini terbukti dengan padatnya area perlombaan. Diringi dengan alunan musik bernuansa imlek membuat suasana menjadi berbeda, apalagi ditambah dengan gerak dan indahnya busana yang digunakan oleh para peserta.
Selain fashion show, lomba modern dance bertemakan imlek juga menjadi salah satu acara yang diminati. Gerak dan kelincahan para dancer, yang sangat serasi dengan alunan arrangement music yang apik, membuat tepuk tangan dan sorak sorai dari supporter masing-masing perserta menjadi hal yang luar biasa.
“Ide dan kreativitas anak-anak generasi muda saat ini memang sungguh luar biasa. Ini adalah hal yang positif. Hal seperti ini patut kita apresiasi dan tentunya kegiatan event Alfamidi ini, salah satu bentuk kepedulian kami, untuk memberikan wadah/ruang agar semangat mereka tetap ada, serta jiwa-jiwa kompetisinya akan terus membara”, Ujar Yudian Nur selaku kepala cabang wilayah Sumatera Utara.
Seperti kita ketahui bersama, identitas budaya akan selalu menyesuaikan dengan konteks waktu dan tempat. Oleh karenanya, akan ada perubahan budaya, dengan adanya informasi dan perkembangan zaman, membuat budaya yang ada pun tidak statis dan akan berkembang berinteraksi dengan perilaku hidup manusia. Tetapi yang harus kita waspadai adalah jangan sampai budaya yang ada hilang oleh perkembangan zaman. Teruslah berpartisipasi secara aktif untuk menjaga budaya kita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/alfamidi-medan-mengadakan-event-untuk-mewadahi-bakat-bagi-generasi-muda.jpg)