Genjot Minat Dosen Menulis, USU Beri Bonus Rp 75 Juta

Tertinggalnya USU di antara univesitas lain, salah satu faktornya karena rendahnya minat dosen menulis karya ilmiah.

Genjot Minat Dosen Menulis, USU Beri Bonus Rp 75 Juta
TRIBUN MEDAN/LISKA RAHAYU
Wakil Rektor III USU Mahyuddin Nasution saat diwawancarai. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Saat ini Universitas Sumatera Utara (USU) berada di peringkat 15 dari 100 universitas se-Indonesia, sedangkan Universitas Negeri Medan (Unimed) berada di peringkat 25.

USU masuk ke klaster kedua atau kelas dua. Pada klaster pertama, hanya memuat 14 perguruan tinggi ternama. 

Kendati demikian, pada klaster kedua, USU berada di peringkat satu. Tertinggalnya USU di antara univesitas lain, salah satu faktornya karena rendahnya minat dosen menulis karya ilmiah yang dipublikasikan jurnal internasional. 

 
Untuk menggenjot minat menulis tersebut, USU berencana memberikan insentif sebesar Rp 75 juta untuk satu karya ilmiah yang diterbitkan di jurnal internasional. Nilai itu pun tergantung dari tempat karya tersebut dimuat. 

Jika sebelumnya bonus diberikan sebesar Rp 20 juta per karya ilmiah yang dimuat di jurnal internasional, maka tahun ini USU menaikkan bonus tersebut. Adapun setiap karya ilmiah yang diterbitkan di jurnal internasional, akan diberi bonus hingga Rp 75 juta per karya ilmiah. 

"Sekarang kita kan mengejar target mutunya harus dinaikkan, jadi tahun ini dinaikkan. Insya Allah kalau jadi ditandatangani karena di tempat lain juga begitu. Itu kita naikkan hingga Rp 75 juta per karya ilmiah. Melihat tempat di mana terbitnya," kata Wakil Rektor III USU Mahyuddin Nasution, Rabu (27/2/2019).

Jumlah publikasi ilmiah USU yang terindeks Scopus dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Pada tahun 2015 publikasi ilmiah USU sebanyak 481 artikel dan berada pada peringkat 19. Pada tahun 2016 terjadi peningkatan hingga seluruhnya berjumlah 676 artikel dengan peringkat yang sama, yakni peringkat ke 19. Lalu pada tahun 2017, USU sudah mencapai 1.150 publikasi dan naik ke peringkat 17 di jajaran Perguruan Tinggi di Indonesia. 

Pada 2018 jumlah publikasi ilmiah terindeks Scopus yang dihasilkan melonjak menjadi 2.762 artikel, yang mengantarkan USU masuk ke peringkat 10. Pada tahun 2018 sempat selama 3 bulan menduduki peringkat pertama. Hingga Februari 2019, jumlah publikasi sudah mencapai 2.791 dan masih bertahan di peringkat 10. 

Dengan demikian maka USU merupakan perguruan tinggi satu-satunya di luar Pulau Jawa yang memiliki jumlah publikasi terindeks Scopus terbanyak.

Melonjaknya jumlah karya ilmiah yang terindeks Scopus ini, dikatakan Mahyuddin disebabkan oleh sarana dan prasarana yang disediakan oleh USU. 

Halaman
123
Penulis: Liska Rahayu
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved