Inisiatif Gubernur Ribuan Guru Honorer Bisa Nikmati Upah Rp 90.000/Jam di Tahun Ajaran Baru

Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara, Sabrina mengatakan penetapan gaji guru honor berawal dari inisiatif Gubernur

Inisiatif Gubernur Ribuan Guru Honorer Bisa Nikmati Upah Rp 90.000/Jam di Tahun Ajaran Baru
TRIBUN MEDAN/SATIA
Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara Sabrina, saat ditemui di Kantor Gubernur, lantai satu, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Rabu (6/2/2019).(Satia) 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara, Sabrina mengatakan penetapan gaji guru honor berawal dari inisiatif Gubernur yang ingin meningkatkan kesejahteraan guru di Sumut.

Mulai tahun ajaran baru ini, ribuan guru honor di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) sudah bisa merasakan gaji yang baru ditetapkan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumut 2018-2023, yakni Rp 90.000/jam.

"Gubernur Sumut memandang bahwa kita harus menghargai jasa guru. Tawaran dari DPRD Sumut awalnya Rp 65.000 per jam, tapi Gubernur Sumut maunya Rp 90.000 per jam," kata Sabrina, Rabu (27/2/2019).

Sabrina mengatakan, keinginan Gubernur Sumut menghargai guru ini sangat tinggi. Jadi, katanya, sudah sepantasnya gaji guru honor dinaikkan.

"Keinginnannya Gubernur Sumut agar gaji guru honor ini dinaikkan setiap tahun. Kita upayakan peningkatannya secara bertahap. Jadi, inilah dulu yang kita berikan kepada para guru itu," ujarnya.

Di tempat terpisah, usai Sholat Zuhur, Edy Rahmayadi menyebutkan, gaji guru honor yang baru ditetapkan itu dimulai pada tahun ajaran baru. 

"Tahun ajaran baru dimulai, untuk semua guru honor," kata Edy Rahmayadi.

Menanggapi hal itu, Ketua Forum Honorer Kategori 2 Sumut, Andi Subakti, mengapresiasi kebijakan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi

Ia tidak menyangka kebijakan orang nomor satu di Provinsi Sumut itu memikirkan nasib guru honor.

"Kita apresiasi luar biasa. Gak nyangka kita. Rp 65.000 per jam yang ditawarkan DPRD Sumut, tapi Rp 90.000 per jam yang ditetapkan oleh gubernur," ujarnya.

Namun, lanjutnya, kebijakan mantan Pangkostrad Angkatan Darat ini menginginkan agar pelaksanan kebijakan tersebut berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan kompetensi guru menjadi lebih baik. 

Untuk itu, ujarnya, perlu mengawal kebijakan Gubernur Sumut yang sudah dianggap baik. 

Saat ini, lanjutnya, masih ada ribuan guru honor di Sumut yang gajinya masih memprihatinkan.

"Kami guru SMA dan SMK Negeri mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumut karena sudah menaikkan gaji guru honor. Bila perlu kita pasang spanduk di dua tempat, kantor Gubernur Sumut dan DPRD Sumut," ujarnya mengakhiri perbincangan.

(Cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved