Sepi Peminat, Pemkab Deliserdang Akhirnya Turunkan Harga Lelang Kendaraan

Pemerintah Kabupaten Deliserdang resmi kembali mengumumkan pengumuman lelang terhadap 47 unit kendaraan

Sepi Peminat, Pemkab Deliserdang Akhirnya Turunkan Harga Lelang Kendaraan
TRIBUN MEDAN/INDRA SIPAHUTAR
Mobil-mobil yang menjadi aset Pemkab Deliserdang dan yang akan dilelang terparkir di kantor DPRD Deliserdang beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah Kabupaten Deliserdang resmi kembali mengumumkan pengumuman lelang terhadap 47 unit kendaraan roda dua dan empat yang selama ini menjadi aset Pemkab Rabu, (27/2/2019). 

Ini merupakan pengumuman lelang kedua karena pada saat pelaksanaan lelang pertama tidak ada sama sekali peminatnya akibat harga dinilai terlalu tinggi. 

Jika pada waktu sebelumnya harga untuk 47 unit kendaraan yang dilelang dalam satu paket itu sebesar Rp 1,068 Miliar namun untuk yang kedua ini harga terendah dibuka dengan angka Rp 758.613.700. 

Pelaksanaannya tetap dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Deliserdang, Agus Ginting menyebut kalau penawaran kedua ini merupakan penawaran dengan memakai harga likwidasi. 

Disebut kalau untuk yang Rp 1,068 Miliar merupakan harga pasar. Agus bilang kalau kedua harga itu merupakan hasil penghitungan konsultan appraisal.

" Jadi sekarang sudah diturunkan karena kita pakai harga likwidasi saat ini, makanya harganya jauh lebih murah. 47 unit kendaraan roda empat dan dua terdiri dari 19 unit kendaraan roda 4 dan 1 unit kendaraan roda 2 kondisi baik. Selanjutnya kondisinya dalam bentuk scrap/besi tua sejumlah 27 unit terdiri dari 9 unit roda 4 dan 18 unit roda 2," ujar Agus Ginting.

Untuk Anwijzing (penjelasan lelang) lanjut Agus, akan dilaksanakan pada 4 Maret mendatang di kantor Sekretariat Bupati pada pukul 09.00 WIB. 

Disebut bagi peserta yang telah mendaftarkan diri namun tidak mengikuti anwijzing dianggap mengetahui dan menyetujui berita acara anwijzing. Mengenai uang jaminan untuk lelang kedua ini dibuka dengan harga Rp 170 juta.

" Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening (virtual account) harus sama dengan jaminan yang dipersyaratkan. Jaminan harus sudah efektif diterima KPKNL selambat-lambatnya satu hari sebelum pelaksanaan lelang. Kami menyarankan agar peserta lelang menyetor uang jaminan lebih awal untuk menghindari kegagalan penyetoran karena mekanisme end of day pada system perbankan. Jika peserta lelang tidak ditunjuk sebagai pemenang atau lelang dibatalkan uang jaminan akan dikembalikan seluruhnya tanpa potongan apapun," kata Agus.

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved