Breaking News:

Ini Penyebab Cuaca di Kota Medan Panas Dalam Beberapa Hari Terakhir

Dalam seminggu terakhir cuaca di Kota Medan terasa begitu panas, bahkan melekit hingga menimbulkan rasa yang begitu gerah

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam seminggu terakhir cuaca di Kota Medan terasa begitu panas, bahkan melekit hingga menimbulkan rasa yang begitu gerah di badan.

Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Utami Al Khairiyah mengatakan bahwa untuk daerah Pantai Timur seperti Medan, Asahan, Langkat dan Batubara memasuki kategori hujan rendah dan masuk musim kemarau.

"Hal itu menyebabkan potensi hujan berpindah ke daerah pegunungan arah Pantai Barat seperti Sibolga, Humbahas Dairi Pakpak Bharat dan Padangsidimpuan," kata Utami, Sabtu (2/3/2019).

Ia menambahkan, gangguan berada di daerah Samudera Hindia Barat. Jadi posisi yang tinggi di barat. Untuk Pantai Timur masuk kategori hujan rendah.

"Penyebab cuaca panas, karena terjadinya pola angin di Pantai Timur secara Divergent (menyebar). Jadi kalau sudah begitu, menyebabkan cuaca menjadi lebih cerah. Sedangkan untuk Pantai Barat daerah pegunungan cuaca masih harus diwaspadai," ungkap Utami.

Diperkirakan cuaca panas masih bakal terjadi hingga 3 hari kedepan dan ada potensi hujan lokal. Saat ini suhu mencapai 31,6 derajat celcius sedangkan kemarin maksimum 33,2 derajat celcius.

Lebih lanjut, untuk daerah yang potensi banjir dan harus diwaspadai masuk kategori menengah, bisa terjadi di daerah Gunungsitoli, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padanglawas Utara, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara.

"Potensi longsor sedang bisa terjadi di daerah Karo, Langkat, Madina, Nias Selatan, Samosir, Simalungun, Tapteng, Taput, Tobasa," ujar Utami.

Masih kata Utami, untuk daerah tinggi berpotensi longsor bisa terjadi di Kabupaten Dairi, Deliserdang, Humbahas, Nias, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Simalungun, Tapsel, Tapteng, Taput dan Tobasa.

"Potensi panas di Sumut masuk dalam kategori sedang hingga tinggi. Itu berlaku untuk daerah Pantai Timur, Lereng Timur.
Potensi daerah petir, berlaku di Pantai Barat, Lereng Barat Sumut," sebutnya.

Lanjut, untuk potensi angin kencang, diperkirakan bakal terjadi di daerah Pantai Barat, Lereng Barat dan pegunungan di Sumut.

"Suhu udara maksimum untuk Sumut bulan Maret di perkirakan 35-36 derajat celcius maksimum. Untuk pegunungan diperkirakan 29-30 derajat celcius," pungkas Utami.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved