Lapangan Merdeka Medan Situs Peninggalan Sejarah yang Terlupakan, Lokasi Pidato Presiden Soekarno

Ichwan Azhari mengatakan, dalam pemberian izin usaha yang dikeluarkan oleh Pemerintah kota (Pemko) Medan tidak melakukan kajian

Lapangan Merdeka Medan Situs Peninggalan Sejarah yang Terlupakan, Lokasi Pidato Presiden Soekarno
Tribun Medan/Kolase
Lapangan Merdeka Medan Situs Peninggalan Sejarah yang Terlupakan, Lokasi Pidato Presiden Soekarno.

TRIBUN-MEDAN.com-Sejarawan Sumatera Utara, Ichwan Azhariangkat bicara mengenai wacana Gubernur Edy Rahmayadi untuk memindahkan kawasan bisnis Merdeka Walk ke tempat lain dan tidak memakai sudut barat Lapangan Merdeka tersebut.

Ichwan Azhari mengatakan, dalam pemberian izin usaha yang dikeluarkan oleh Pemerintah kota (Pemko) Medan tidak melakukan kajian, bahwasanya area tersebut memiliki nilai sejarah Sumatera Utara.

"Waktu pemberian izin Merdeka Walk, Wali Kota atau Pemko Medan tidak memperhatikan bahwa itu adalah situs peninggalan sejarah. Situs sejarah itu juga tidak dimasukan wali kota Medan dalam pertimbangan izin untuk berusaha itu," katanya melalui sambungan telepon genggam.

"Izin bisa di sebut karena itu situs sejarah," ucapnya.

Ichwan juga mengatakan, setiap Kota di Negara manapun pastinya memiliki satu tempat bersejarah yang harus dikelola hingga dilestarikan dengan baik. Tetapi pemko Medan malah merusak apa yang sudah pernah terjadi hanya karena kepetingan semata, yaitu menghasilkan pendapatan bagi daerah.

 Miliki Saham Mayoritas, Ini Komentar Edy Rahmayadi Soal Kabar Mau Jual PSMS Medan

Aroma Balas Dendam Menyeruak Tajam di Santiago Bernabeu Jelang Laga El Clasico

Nikmati Sajian Menu Khas Bali Sepuasnya di Hotel Santika Medan Cukup Bayar Rp 140 Ribu Per Orang

Viral Video Murid Lontarkan Kata Kasar pada Guru, Tak Dinyana Inilah Fakta di Baliknya

Latifah Hanum Histeris setelah Uang Rp 7 Juta di Dompetnya Dirampas saat Hendak Belanja ke Pasar

Bidan Beti Tewas Dibantai Pembunuh yang Disewa Keponakan Korban, Awalnya Diracuni tapi Selamat

Sertu SM Oknum TNI AD Dibekuk BNN dan Kodam I/BB karena Terlibat Peredaran 50 Ribu Pil Ekstasi

Ghost Anjing Ras Samoyed yang Pintar dam Senang Bernyanyi, Paling Suka Nyanyikan Lagu Thunder

"Setiap kota dan negara mana pun, ada sebuah area atau lapangan menyimpan sejarah, bagi kota Medan lapangan merdeka adalah bentuk peninggalan sejarah dan itu sangat penting untuk dilestarikan," ucapnya.

Menurutnya, sewaktu Lapangan Merdeka itu buat, tujuan utamanya adalah ruang terbuka bagi masyarakat, namun saat ini sudah tidak lagi seperti apa pada awalnya.

Asus Exclusive Store (AES) Hadir di Sun Plaza Medan, Sediakan Laptop Low dan High End Hingga Gaming

Satpam Unimed Tak Miliki Sertifikat, Humas APSI Sumut: Satpam Ngak Boleh Mukul atau Menganiaya

Pilot Jet Tempur India Ditembak Jatuh di Pakistan, lalu Dihajar Warga, tapi Akhirnya Puji Musuhnya

TRIBUNWIKI: 5 Tempat Nongkrong 24 Jam di Medan yang Dilengkapi Fasilitas WIFI Gratis

"Dari dulu ketika lapangan dibuat, tujuan awal adalah ruang terbuka bagi publik, bukan ruang bagi orang minum kopi bayar 40 ribu," katanya.

Ia juga mengatakan, bahwa banyak sekali peninggalan sejarah di Lapangan Merdeka, mulai dari pidato Presiden Pertama Sukarno dan berbagai kejadian penting yang seharunya tidak dilupakan oleh masyarakat Sumut.

"Dan dalam perjalananya sejarahnya, lapangan merdeka itu banyak menyimpan memori sejarah Indonesia. Mungkin ada ratusan peristiwa penting, Sukarno juga pernah pidato di sana, saya waktu kecil juga salat Idul Fitri di sana. Ada juga tugu perjuangan di sana," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved