Miliki Saham Mayoritas, Ini Komentar Edy Rahmayadi Soal Kabar Mau Jual PSMS Medan

Edy Rahmayadi membantah kalau Persatuan Sepakbola Medan Sekitar (PSMS) akan diambil ahli oleh pihak asing

Miliki Saham Mayoritas, Ini Komentar Edy Rahmayadi Soal Kabar Mau Jual PSMS Medan
TRIBUN MEDAN/SATIA
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, saat mengahdirkan acara temu silaturahmi dengan para insan pers, di Kantor Gubernur, lantai dua, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan. 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Edy Rahmayadi selaku pemilik saham terbesar di klub bola Persatuan Sepakbola Medan Sekitar (PSMS) Medan, membantah adanya isu akan diambil ahli oleh pihak asing (luar negeri).

Pengambilan ahli ini berupa pembelian saham yang akan dilakukan oleh pihak swasta. 

Edy Rahmayadi mengatakan, tidak ada yang bisa membeli PSMS Medan, karena ia adalah pemilik saham terbesar di klub sepakbola tersebut.

"Kan tak bisa juga dibeli, karena saham paling besar punya Edy Rahmayadi," katanya.

Menurutnya, tidak ada isu bahwa PSMS Medan akan dikelola oleh pihak asing, baginya seluruh rakyat Sumut pasti tidak akan rela untuk melepaskannya.

"Gak ada kok, masih banyak orang Sumut yang cinta sama PSMS itu," kata dia.

Sementara itu, pihak NorthCliff yang bakal menjadi sponsor utama PSMS Medan di Liga 2 musim ini, akan terus berupaya membantu tim Ayam Kinantan.

Mereka yang rencananya akan mengelola dan melakukan perubahan manajemen PSMS, sudah siap untuk mengarungi musim kompetisi.

Meski saat ini, PSMS sedang dalam sengketa klaim kepemilikan antara PT PeSeMes Medan dengan PT Kinantan Medan Indonesia, tak menyurutkan semangat mereka mengelola tim Ayam Kinantan.

Direktur Utama NorthCliff Sport, Muslich Widjaya mengatakan tak mau banyak komentar terkait sengketa PSMS.
Justru ia menegaskan, tetap akan membantu tim kebanggaan Sumatera Utara ini berlaga pada Liga 2.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved