Masuki Puncak Musim Panas, PLN Sumut Sebut Beban Pemakaian Listrik Meningkat

Supervisor Humas dan Hukum PLN Wilayah Sumut Rudi Artono mengatakan, dalam mengadapi cuaca panas seperti ini

Masuki Puncak Musim Panas, PLN Sumut Sebut Beban Pemakaian Listrik Meningkat
Dok PLN
Petugas PLN melakukan pengecekan. 

TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Supervisor Humas dan Hukum PLN Wilayah Sumut Rudi Artono mengatakan, dalam mengadapi cuaca panas seperti ini, tentunya beban pemakaian listrik meningkat. 

Apalagi jika masyarakat yang biasanya tidak memakai pendingin, malah memilih menggunakan pendingin ruangan.

"Kalau beban pasti bertambah, karena kan dengan cuaca panas begini, masyarakat yang biasanya enggak pakai AC, tapi pakai AC. Pemakaiannya pasti meningkat. Tapi kalau mengenai berapanya, itu belum saya konfirmasi ke layanan pelanggan. Karena mereka yang tahu per bulannya berapa peningkatan," ujarnya saat dihubungi, Selasa (5/3/2019).

Ia mengaku selama ini pihaknya belum pernah memperhatikan peningkatan pengguna pasokan listrik pada musim panas seperti ini. 

Biasanya, kata Rudi, beban pemakaian listrik akan sangat meningkat saat hari besar, seperti Ramadan.

"Biasanya peningkatan itu di hari besar, misalnya Ramadan. Karena di situ kan, biasanya orang jam 10 sudah tidur, ini sampai jam 12. Karena kebanyakan ada yang ibadah, tentu pemakaiannya naik," ujarnya.

Sementara itu, ia mengakui, sampai saat ini pasokan listrik di wilayah Sumut di beban puncak masih surplus 300 Mega Watt. Artinya, PLN membangkitkan daya melebihi kebutuhan.

Kendati demikian, bukan berarti tidak ada pemadaman. Karena, Rudi menjelaskan, PLN masih tetap harus melakukan pemeliharaan jaringan.

"Kalau pemadaman terencana kan ada. Karena kan peralatan-peralatan kita yang sudah habis usia operasinya, itu pasti harus diganti. Seperti isolator, itu pasti harus diganti. Itulah dilakukan pemeliharaan terencana," ujar dia.

Sementara itu, di luar dari pemadaman terencana, pasokan listrik ke rumah warga bisa saja mati dikarenakan kecelakaan. 

Apalagi di musim panas yang masih memiliki angin yang cukup kencang. Kondisi tersebut akan membuat jaringan menyentuh pepohonan dan tentunya membahayakan jaringan.

"Kalau tidak terencana, bisa juga karena misalnya terjadi kecelakaan. Di musim panas begini kan tetap juga ada angin kencang. Kadang itu menyentuh jaringan dan pohon-pohon di dekat jaringan, itu yang rawan sebenarnya. Kita melakukan pemeliharaan dengan merambas pohon yang mengenai jaringan," katanya.

Surplus 300 MW, tentunya masih aman bagi pasokan listrik di Wilayah Sumut. PLN pun saat ini menawarkan penambahan daya atau pemasangan baru bagi kepada pelanggan.

"Malahan kita menawarkan kepada masyarakat Sumut khususnya, kalau mau tambah daya atau mau pasang baru silakan, " ucapnya. 

(cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved