Mengaku jadi Kurir Ganja Akibat Terdesak Utang Motor, Noval Rinaldi Divonis 9 Tahun Penjara

Mengadili menyatakan terdakwa Noval Rinaldi terbukti bersalah menjadi perantara narkotika golongan satu.

Mengaku jadi Kurir Ganja Akibat Terdesak Utang Motor, Noval Rinaldi Divonis 9 Tahun Penjara
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Noval Rinaldi (19) tertunduk lesu saat majelis hakim memvonisnya dengan hukuman 9 tahun penjara dan denda 1 miliar akibat membawa ganja seberat 16 kilogram di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (5/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Noval Rinaldi (19) hanya bisa tertunduk lesu saat Majelis hakim memvonisnya dengan hukuman 9 tahun penjara dengan denda 1 miliar akibat membawa ganja seberat 16 kg di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (5/3/2019).

"Mengadili menyatakan terdakwa Noval Rinaldi terbukti bersalah menjadi perantara narkotika golongan satu. Menilai perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur-unsur dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," ungkap Hakim Ketua yang dipimpin Bambang Joko di Ruang Kartika.

Putusan tersebut, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sarjani, yang semula menuntutnya 13 tahun penjara denda Rp1 miliar subsider 1 bulan kurungan.

Atas putusan tersebut, penasihat hukum terdakwa menyatakan menerima. Sementara, JPU Sarjani menyatakan masih akan dipikirkan kembali.

"Jawaban JPU dan saudara terdakwa kami tunggu selambat-lambatnya tujuh hari setelah putusan ini," pungkasnya.

Sementara, terdakwa Noval saat digiring menuju rumah tahanan, mengaku dirinya sangat menyesal membawa Sabu tersebut karena terdesak mau membayar tunggakan kereta.

"Pastinya menyesal, sebenarnya saya kerja di doorsmeer dan butuh uang dalam seminggu ini untuk bayar tunggakan motor satu bulan. Jadi disitu motor mau ditarik, jadi disitu diminta bandar untuk bawa barang ke Padang. Sebenarnya saya enggak mau," katanya seusai sidang.

Dirinya menerangkan saat ini merupakan keluarga Piatu dimana ayahnya telah menikah kembali.

"Saya keluarga piatu bang, ibu saya sudah meninggal, bapak menikah lagi. Jadi saya sudah cari nafkah sendiri, makanya saya lagi butuh uang kali kemarin," tutupnya sambil berjalan menuju mobil tahanan.

Awalnya kasus Nova Rinaldi diketahui personel kepolisian dari Polsek Patumbak pada 14 Oktober 2018 saat berada di salah satu rumah makan di Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Nova diamankan beserta 7 bal ganja kering dengan berat total mencapai 16 Kilogram dalam dus air mineral.

Nahas saat berada di rumah makan, petugas mendapat informasi adanya dugaan transaksi narkotika, sehingga Nova Rinaldi pun berhasil diamankan.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved