Pilpres 2019

TKN Jokowi-Maruf Menyasar Ikhtiar Prabowo Jemput Rizieq Shihab: Namanya Juga Cita-cita, Silakan

TKN nilai keinginan Prabwowo menjemput pimpinan FPI itu, merupakan satu di antara cita-cita keinginannya untuk memenangkan Pilpres 2019.

TKN Jokowi-Maruf Menyasar Ikhtiar Prabowo Jemput Rizieq Shihab: Namanya Juga Cita-cita, Silakan
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Imam Besar Front Pembela Islam atau FPI Habib Rizieq Shihab. (KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG).TKN Jokowi-Maruf Menyasar Ikhtiar Prabowo Jemput Rizieq Shihab: Namanya Juga Cita-cita, Silakan 

TKN Jokowi-Maruf Menyasar Ikhtiar Prabowo Jemput Rizieq Shihab: Namanya Juga Cita-cita, Silakan

TRIBUN-MEDAN.com - Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Eriko Sotarduga menanggapi pernyataan Calon Presiden, Prabowo Subianto yang mengatakan akan menjemput Habib Rizieq Shihab jika dirinya terpilih menjadi presiden di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Tanggapan itu disampaikannya melalui acara Sorotan seperti yang diunggah melalui channel YouTube tvOneNews, Senin (4/3/2019).

Eriko menganggap pernyataan Prabowo yang ingin menjemput pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu, merupakan satu di antara cita-cita keinginannya untuk memenangkan Pilpres 2019.

Terkait hal itu, dirinya lantas mengaitkannya dengan hasil survei elektabilitas Jokowi Ma'ruf Amin dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Tapi ya kalau berdasarkan kami tentunya, dari hasil survei yang ada, dari lima survei juga yang terakhir mengatakan selisih dari pasangan 01 (Jokowi-Ma'ruf Amin) dan mitra kompetisinya sekitar 20 persen," papar Eriko.

"Jadi sebenarnya yang diperebutkan hanya tinggal 4-5 persen lagi saja untuk memenuhi tingkat kemenangan."

"Nah ini bukanlah sesuatu hal yang mudah, jadi sah-sah saja kalau mencapai hal itu mengatakan mau menjemput atau bahkan apa saja yang dijanjikan," sambungnya.

Menanggapi hal itu, Eriko mengatakan yang terpenting Jokowi sudah membuktikan apa yang sudah harus dikerjakannya.

Kendati belum sempurna, Eriko menyatakan untuk itu Jokowi diperlukan guna memimpin bangsa satu periode kembali.

"Nah tentu kita merasakan ini belum sempurna, karena itu kita memang butuh beliau (Jokowi) satu periode lagi. Sebenarnya itu," tandas Eriko.

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved