News Video
VIDEO: Mural 12 Meter Bergambar Ikon Kota Medan hingga Wajah Wali Kota jadi Perhatian Warga. .
Kampung selfie Berbentuk lukisan Mural Icon-Icon Kota Medan di Bantaran Sungai Jalan Perjuangan Setiabudi
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Mural sepanjang 12 meter di bantaran sungai Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Sunggal, menjadi perhatian warga.
Hal ini sengaja dilakukan pihak Kelurahan Tanjung Rejo untuk memperindah kawasan di sana.
Pantauan www.tribun-medan.com, Selasa (5/3/2019), mural tersebut digambarkan oleh Sugeng Hariadi (51) sejak 3 Maret 2019.
Sugeng menggambar Tower PDAM Tirtanadi, Masjid Raya, Istana Maimoon, Balai Kota, foto Wali Kota Medan, camat hingga foto lurah.
"Sudah tiga hari kita kerjakan mural ini. Kalau tidak ada halangan 10 hari mural sepanjang 12 meter ini bisa diselesaikan," kata Sugeng yang pernah mengenyam pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Tonton video lengkapnya;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Pelajar Rebutan Berfoto di Mural Bantaran Sungai Perjuangan yang Menonjolkan Lukisan Ikon Kota Medan
Bisnis Kreatif Lukisan Mural Punya Potensi Bisa Berkembang di Kota Medan
Wiraland Property Hadirkan 40 Spot Foto di Mural Art Garden
Diwawancarai Tribun Medan, Lurah Tanjung Rejo Aisyah Rambe mengatakan, selain mural sepanjang 12 meter, pihaknya juga memasang sarung di pohon-pohon agar tidak digantungi spanduk dan poster.
"Kita akan mempromosikan ikon Kota Medan. Kita buat juga disetiap pohon sarung pohon, tujuannya supaya tidak ada pemasangan spanduk-spanduk liar. Untuk sarung pohon sendiri itu dari partisipasi masyarakat, pemasangannya bukan dipaku tetapi dilem," jelas Aisyah.
Mural Karya Seniman Dunia Diacak-acak Warga Medan
NEWS VIDEO - Pria Ini Sampaikan Pesan yang Tak Bisa Diucapkan Lisan Lewat Mural
Rencananya, setelah mural 12 meter tahap pertama ini selesai, mural akan digambar di ruas dinding yang masih kosong, serta akan dibuat pintu gerbang di lokasi.
"Pembiayaan Alhamdulillah dari hasil partisipasi masyarakat. Ada yang memberi dalam bentuk cat, sarung pohon dan lainnya," ujarnya.
"Mungkin kedepan bisa saja dikompetisikan, untuk menarik minat para seniman pembuat mural," tambahnya.
Ditanya apakah sudah ada tanggapan dari Pemko Medan, Aisyah mengaku belum ada, lantaran dalam pengerjaan bari dilakukan dalam tiga hari terakhir.
"Kalau nanti sudah selesai, baru kami laporkan ke Pemko Medan," pungkas Aisyah.
(cr23/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jalan-perjuangan.jpg)