Fadli Zon Angkat Bicara Elektabilitas Capres Prabowo Subianto Usai Andi Arief Diciduk, Update Kasus

Andi Arief - Elektabilitas Prabowo Dampak Andi Arief Ditangkap karena Narkoba, Ini Kata Fadli Zon

Editor: Salomo Tarigan
Tribunnews
Fadli Zon Angkat Bicara Elektabilitas Capres Prabowo Subianto Usai Andi Arief Diciduk, Update Kasus 

TRIBUN-MEDAN.COM - Fadli Zon Angkat Bicara Elektabilitas Capres Prabowo Subianto Usai Andi Arief Diciduk, Update Kasus.

Bagaimana elektabilitas Prabowo Subaianto sebagai capres usai Andi Arief ditangkap?

//  

Tertangkapnya Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief terkait penyalahgunaan narkoba masih menjadi perbincangan hangat.

Baca: Cara Ayah Cari Jodoh Putrinya, Janjikan Rp 4,4 miliar & Hadiah pada Pria, Respons Anak Gak Disangka

Baca: SADIS, Ayah Membabi-buta Habisi Nyawa Anak Tiri (2 tahun), Sang Istri tak Luput Dibacok, Dianiaya

Sebagai wasekjen partai pendukung Prabowo-Sandi, kasus narkoba Andi Arief kerap dikaitkan dengan elektabilitas pasangan calon nomor 02 tersebut.

Pasalnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengaitkan kasus yang menimpa Andi Arief dengan pemerintahan Jokowi.

Andi Arief - Elektabilitas Prabowo Dampak Andi Arief Ditangkap karena Narkoba, Ini Kata Fadli Zon
Andi Arief - Elektabilitas Prabowo Dampak Andi Arief Ditangkap karena Narkoba, Ini Kata Fadli Zon (kolase/tribunnews)

Ia menilai Andi Arief merupakan korban dari kegagalan pemerintah memberantas peredaran narkoba.

"Andi Arief cuma jadi Korban kegagalan Pemerintah Joko Widodo dalam pemberantasan Narkoba di Indonesia," kata Arief lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (4/3/2019).

Baca: Terjerat Kasus Narkoba, Andi Arief Minta Maaf kepada Publik

Tanpa menunjukkan data, Arief menyebut, peredaran narkoba makin meningkat pada pemerintahan Jokowi.

Hal itu makin mengancam generasi di Indonesia.

Arief pun meminta kasus yang menjerat Andi ini tak perlu dipolitisasi.

"Yang pasti Andi Arief itu korban dan mungkin pengomsumsi narkoba maka Andi Arief harus segera direhabilitasi saja," kata dia.

"Tidak perlu dipolitisasi karena itu bukan cara untuk menyembuhkan Andi Arief yang merupakan korban dari ketergantungan narkoba," kata dia.

Pengamat politik Ray Rangkuti menilai pendapat Arief Poyuono tersebut justru dapat menciptakan citra negatif pada pihak oposisi.

"Pernyataan seperti ini tak membantu apapun dan bagi siapa pun. Jika dihubungkan dengan bagian dari memojokkan petahana, juga tak banyak gunanya." 

"Alih-alih menjelaskan kelemahan petahana, sebaliknya hanya akan menambah citra tak elok oposisi," ujar Ray Rangkuti saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (5/3/2019).

Dia mengingatkan, menarik semua hal sebagai masalah Presiden Jokowi bukanlah cara tepat untuk menaikkan citra dan keterpilihan capres.

Akan jauh lebih elegan, dia berpesan, jika oposisi mengaku kurang cermat, kurang perhatian lalu minta maaf kepada publik.

Andi Arief - Elektabilitas Prabowo Dampak Andi Arief Ditangkap karena Narkoba, Ini Kata Fadli Zon
Andi Arief - Elektabilitas Prabowo Dampak Andi Arief Ditangkap karena Narkoba, Ini Kata Fadli Zon (Istimewa)

Baca: Andi Arief Mengundurkan Diri dari Pengurus Partai Demokrat

"Dari pada mencari salah di pihak orang lain yang jelas bisa dilihat tak ada keterkaitannya," tegasnya.

Sementara itu, anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon menilai tertangkapnya Andi Arief tak akan berdampak elektabilitas paslon nomor 02 itu.

Menurutnya, kasus tersebut tidak akan berpengaruh terhadap Demokrat sebagai satu di antara partai koalisi pengusung pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Saya kira enggak ada dampaknya enggak ada sedikit pun, setitik pun berdampak," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Fadli Zon mengatakan, kasus yang menimpa Andi Arief harus dilihat secara personal dan tidak bisa dikaitkan dengan politik.

Selain itu, masalah narkoba dapat menjerat siapa saja termasuk para elite partai politik lain.

"Masyarakat bisa melihat dengan jelas bahwa kasus-kasus sepeti ini bisa melanda siapa saja dan saya kira harus dipisahkan dari partai, dari politik, termasuk dari agama dari suku dan sebagainya," tuturnya.

"Ini persoalan kita bersama. Persoalan narkoba ini harus kita berantas bersama," tutup Fadli Zon.

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief dikabarkan ditangkap karena mengonsumsi narkoba.

Andi Arief ditangkap di sebuah hotel di Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019).

Narasumber dari kepolisian yang dihubungi Tribunnews.com membenarkan kabar tersebut.

"Iya, nanti dirilis," jawab singkat narasumber tersebut.

Informasi yang didapat Tribunnews.com menyebutkan, pada Minggu (3/3/2019) telah diamankan seorang pria yang diduga politikus Partai Demokrat an Andi Arief bersama dengan seorang wanita oleh Tim NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

(Tribunnews.com/Fitriana Andriyani)

Baca: SADIS, Ayah Membabi-buta Habisi Nyawa Anak Tiri (2 tahun), Sang Istri tak Luput Dibacok, Dianiaya

Baca: Cara Ayah Cari Jodoh Putrinya, Janjikan Rp 4,4 miliar & Hadiah pada Pria, Respons Anak Gak Disangka  

Andi Arief - Elektabilitas Prabowo Dampak Andi Arief Ditangkap karena Narkoba, Ini Kata Fadli Zon

Nasib Andi Arief Terkini Usai Terbukti Positif Pakai Narkoba dan Wanita di Kamar Hotel.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, penyidik masih memiliki waktu 3x24 jam guna menetapkan status Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief setelah ditangkap pada Minggu (3/3/2019).

Dikutip dari Kompas.com, Dedi menegaskan, hingga saat ini, Andi Arief terbukti positif menggunakan methamphetamine, namun tidak ditemukan barang bukti narkoba.

Baca: Misteri Tewasnya Polisi Kristian Sitorus Pengungkap Sabu 25 Kg, Hingga Viralnya Tulisan Sang Istri

Baca: LIVE SCORE Link Live Streaming Real Madrid vs Ajax Amsterdam, Skor Sementara Babak I Ajax Unggul 2-0

"Penyidik memiliki waktu 3x24 jam, yang bersangkutan positif menggunakan methamphetamine sesuai hasil labfor. Namun, perlu dicatat tidak ditemukan barang bukti narkoba," ujar Dedi di gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2019).

Baca: Hotman Paris -Gaya Hidup Mewah Aspri Cantik Nurbaeny Janah, Kue Uang Dollar Benny Janah Jadi Sorotan

Lebih jauh, Dedi menjelaskan, terdapat rujukan hukum yang digunakan kepolisian dalam menentukan status Andi Arief.

Foto-foto yang beredar menunjukkan barang bukti yang didapat bersama Andi Arief.
Foto-foto yang beredar menunjukkan barang bukti yang didapat bersama Andi Arief. (HO)

Rujukan pertama adalah Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, PP Nomor 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor bagi Pecandu Narkotika.

Baca: Andi Arief Terkini- Fakta Baru Wanita Pakai Tanktop Pink dalam Kamar Hotel Diperiksa Bareskrim Polri

Kemudian, Peraturan Bersama Penanganan Pencandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke dalam Lembaga Rehabilitasi tahun 2014, Surat Edaran Mahkamah Konstitusi Nomor 04/BUA.6/HS/SP/IV/2010 tanggal 7 April 2010 tentang penempatan penyalahgunaan dan korban penyalahgunaan serta pecandu narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

Selain itu, ada pula Peraturan Kabareskrim nomor 1 tahun 2016 tentang SOP pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi.

Rujukan yang menjadi acuan penyidik tersebut, seperti diungkapkan Dedi, Andi Arief masuk ke dalam poin B.

Sebab, Andi terbukti menggunakan narkoba berdasarkan hasil labfor melalui tes urine, akan tetapi tidak ditemukan barang buktinya di lokasi kejadian.

"Bedanya kalau poin C itu artinya yang bersangkutan tertangkap tangan dengan bukti hasil pemeriksaan tes urine yang hasilnya positif serta ditemukan barang bukti narkotika.

Namun, perlu saya sampaikan, AA masuk di poin B," jelasnya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Real Madrid vs Ajax Amsterdam, Cek Link Siaran Langsung di Sini

Hingga kini, lanjut Dedi, penyidik masih mencari asal narkoba tersebut diperoleh.  

Jika sudah ditemukan, tim terpadu akan melakukan penilaian dan menetapkan proses rehabilitasi Andi Arief.

Andi Arief sebelumnya ditangkap oleh aparat kepolisian pada Minggu (3/3/2019) di Hotel Menara Peninsula, Jakarta.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal M Iqbal mengungkapkan polisi sudah melakukan tes urine terhadap Andi Arief.

Hasilnya, Andi diketahui positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

"Kami sudah melakukan tes urine, terhadap Saudara AA dan positif mengandung metamphetamine atau jenis narkoba yang biasa disebut sabu," ujar Iqbal dalam jumpa pers di Mabes Polri, Senin (4/3/2019).

Iqbal mengungkapkan polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk alat-alat untuk mengkonsumsi narkoba.

Namun, barang bukti narkoba yang diduga dikonsumsi Andi Arief tidak ditemukan di lokasi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan sosok wanita yang mengenakan tanktop pink dan diduga berada di kamar hotel Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief pasca penggerebekan tengah menjalani pemeriksaan.  

Baca: LIVE BOLA HARI INI - Link Live Streaming Real Madrid vs Ajax Amsterdam, Liga Champions LIVE RCTI  

Wanita berinisial L itu disebut tengah menjalani pemeriksaan di Direktorat IV Bareskrim Polri.Iqbal mengatakan kepolisian tengah mendalami bagaimana L bisa memasuki kamar hotel dan berada dimana saat penggerebekan berlangsung.

"Bagaimana bisa masuk, pada saat penggrebekan itu dimana dia, itu sedang didalami. Saat ini dirinya di Direktorat IV Bareskrim Polri," ujar Iqbal, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2019).

Baca: Mabes Polri Sebut Perempuan Sekamar Andi Arief Diduga Konsumsi Sabu Bukan Politisi

Selain itu kepolisian juga mendalami apakah L mengkonsumsi narkoba seperti Andi, serta memiliki kaitan dalam kasus ini.

Andi Arief di TKP penangkapan kasus dugaan penyalahgunaan narkoba
Andi Arief di TKP penangkapan kasus dugaan penyalahgunaan narkoba (Ist)

Di sisi lain, Iqbal membantah bahwa sosok wanita itu adalah LL, caleg wanita dari partai lain, seperti isu yang beredar di masyarakat.

"Ya betul inisial L. Tapi tidak ada kaitannya dengan yang beredar, ada yang bilang caleg, itu tidak terkait," jelasnya.

Adapun jenderal bintang dua itu mengatakan hubungan wanita tersebut dengan Andi Arief diduga adalah sahabat.

"Diduga sahabat. Kenal satu sama lain," kata Iqbal.

Baca: LIVE BOLA HARI INI - Link Live Streaming Real Madrid vs Ajax Amsterdam, Liga Champions LIVE RCTI

Baca: Andi Arief Direhabilitasi, Fahri Hamzah Sebut Merugikan Capres 01 dan Begini Pesan Sandiaga Uno

Fadli Zon Angkat Bicara Elektabilitas Capres Prabowo Subianto Usai Andi Arief Diciduk, Update Kasus

TAUTAN: "Polri: Penyidik Masih Ada Waktu 3x24 Jam Tentukan Status Andi Arief" dan Fakta Wanita di Kamar Hotel dan Pengaruh Kasus Andi Arief terhadap Elektabilitas Prabowo-Sandi, Kata Pengamat hingga Fadli Zon

Sumber: TribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved