Happy Laporkan Suami, Mertua, dan Abang Ipar ke Polres Sergai, Begini Kisah Sedihnya

Ia kerap mendapat perlakuan kasar yaitu dipukul dan tidak diberikan nafkah oleh suaminya.

Happy Laporkan Suami, Mertua, dan Abang Ipar ke Polres Sergai, Begini Kisah Sedihnya
TRIBUN MEDAN/HO
Surat tanda bukti laporan Happy ke Polres Sergai. 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Happy warga Jalan Cempaka, Lingkungan Pekan I, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Perbaungan menyambangi DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Senin (4/3/2019).

Dengan raut wajah sedih Happy yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga mengadukan nasibnya kepada anggota dewan.

Happy ditemani ibunya Phek Miau menceritakan peristiwa pilu dialami atas perbuatan suaminya JW alias Asing (43).

Happy mengatakan, suaminya telah memperlakukan dia tidak seperti istri, Ia kerap mendapat perlakuan kasar yaitu dipukul dan tidak diberikan nafkah oleh suaminya.

Belakangan ia tidak tahan atas perbuatan suaminya Johan.

Ia pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Serdang Bedagai (Sergai).

Laporan yang dibuatnya sudah beberapa kali mulai dari pengeroyokan secara bersama-sama, kemudian terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Namun belakangan, perilaku Johan semakin menjadi-jadi, Johan Wijaya melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur berinisial JW.

Diketahui kejadian nahas yang menimpa JW terjadi sudah tahun 2017.

"Kejadian yang saya alami sangat menyedihkan. Anak saya perempuan bernama JW mendapat perlakukan yang tidak senonoh dari ASI yang tidak lain adalah ayahnya sendiri," kata Happy di ruang Komisi A DPRD Sumut.

Halaman
123
Penulis: Satia
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved