GIC Trade Perkenalkan Fitur Market Maker di Medan

Roadshow kedua di Kota Medan ini memperkenalkan fitur Market Maker yang terdapat dalam platform GIC Trade.

GIC Trade Perkenalkan Fitur Market Maker di Medan
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Roadshow GIC Trade dalam memperkenalkan fitur Market Maker yang terdapat dalam platform GIC Trade, di Hotel JW Marriott, Medan. GIC Trade ini menawarkan fitur-fitur yang menguntungkan dalam dunia trading, yakni trading tanpa swap, bebas komisi dan spread yang rendah. 

Peter menjelaskan hal ini juga dapat dijadikan sebagai salah satu dari strategi trading yang secara otomatis dan akan tercipta peer to peer trading, karena pengguna yang berperan sebagai trader akan berhadapan, berinteraksi langsung dengan pengguna lain yang mengambil peran sebagai Market Maker.

"Teknologi Blockchain yang diintegrasikan dengan Meta Trader 5 berfungsi untuk menjaga transparansi pencatatan transaksi. Dengan teknologi Blockchain ini, maka akan meminimalisir kekhawatiran para pengguna terhadap praktek yang merugikan dalam hal pencatatan transaksi," ungkapnya.

Aspek legalitas perusahaan trading di Indonesia sangatlah penting mengingat sekarang ini iklim investasi di Indonesia sedang berkembang cukup pesat.

"Legalitas lengkap adalah faktor
kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna untuk berkontribusi dalam ekosistem yang kita ciptakan
di GIC Trade ini. Di Indonesia, badan pemerintahan yang mengatur perizinan dan
kegiatan transaksi SPA dan Komoditi ditangani oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan
Berjangka Komoditi), BBJ (Bursa Berjangka Jakarta) dan KBI (Kliring Berjangka Indonesia)," ucapnya.

Ia menjelaskan BAPPEBTI memasukan Mata uang digital (cryptocurrency) ke dalam kelompok komoditas. Tepatnya pada tanggal 8 Februari 2019, BAPPEBTI mengeluarkan peraturan No. 5 tahun 2019 tentang ketentuan teknis penyelenggaraan pasar aset kripto (crypto asset) di bursa berjangka.

"Dalam beleid tersebut dijelaskan, mata uang digital yang bisa diperdagangkan di Bursa
Berjangka Indonesia harus berbasis Distributed Ledger Technology dan berbentuk aset kripto utilitas (Utility Crypto) atau asset kripto beragunan (crypto-backed asset)," katanya.

Fluktuasi nilai tukar mata uang asing memberikan peluang yang sangat menguntungkan. "Sebagai pelaku pasar yang profesional, mereka harus memperhatikan banyak hal yang
berkaitan dengan pergerakan nilai tukar mata uang asing terhadap mata uang asing lainnya ataupun nilai tukar mata uang asing terhadap komoditas," ucap Peter.

Ia menjelasakan dengan analisa yang tajam, kejelian
mengamati pasar, serta strategi melakukan transaksi dalam memanfaatkan momentum-momentum pergerakan harga yang volatilitas-nya beragam, ditambah lagi dengan ritme waktu transaksi yang berkesinambungan sesuai waktu perdagangan masing-masing negara. "Bertransaksi di bursa berjangka, bisa menguntungkan jika kita mengetahui bagaimana
caranya," kata Peter.

"Kita sudah banyak mendapatkan investor, dari bagian trader saja sudah ada sebanyak 5 ribu trader. Investasi para investor pun mencapai di atas Rp 20 juta," tambahnya.

Roadshow GIC Trade ini yang mengangkat tema Inovasi dalam Forex Trading ini turut menghadirkan Founder Elliot Wave Indonesia, Suwandy Cheng, Direktur Utama PT BBJ (Bursa Berjangka Jakarta), Stephanus Paulus Lumintang dan Merry Riana yang merupakan motivator sekaligus entrepreneur.

"Arahkanlah pandanganmu kepada Tuhan, dan Dia akan memberimu jalan. Tidak semuanya
sekaligus, tetapi selangkah demi selangkah. Dan setiap langkah adalah mukjizat," kata Merry.

(nat/Tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved