Foto-Foto Suasana Keributan Pascasidang Terdakwa Flora Simbolon di Pengadilan Negeri Medan

Suasana keributan terjadi di Pengadilan Negeri Medan pascasidang yang menjerat Staff Keuangan PT Promits Lesindo Jaya Utama, Flora Simbolon.

Foto-Foto Suasana Keributan Pascasidang Terdakwa Flora Simbolon di Pengadilan Negeri Medan - 08032019_keributan_pengadilan_negeri_danil_siregar-1.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Suasana keributan yang terjadi pascasidang yang menjerat Staff Keuangan PT Promits Lesindo Jaya Utama Flora Simbolondi, Pengadilan Negeri Medan, Jumat (8/3). Kejadian berawal saat Flora dinyatakan terbukti terlibat dalam kasus korupsi paket pekerjaan Instalasi Produksi Air Bersih (IPA) Martubung, PDAM Tirtanadi, sebesar Rp 18,1 miliar dari pagu Rp 58,7 miliar tahun anggaran 2014.
Foto-Foto Suasana Keributan Pascasidang Terdakwa Flora Simbolon di Pengadilan Negeri Medan - 08032019_keributan_pengadilan_negeri_danil_siregar.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Suasana keributan yang terjadi pascasidang yang menjerat Staff Keuangan PT Promits Lesindo Jaya Utama Flora Simbolondi, Pengadilan Negeri Medan, Jumat (8/3). Kejadian berawal saat Flora dinyatakan terbukti terlibat dalam kasus korupsi paket pekerjaan Instalasi Produksi Air Bersih (IPA) Martubung, PDAM Tirtanadi, sebesar Rp 18,1 miliar dari pagu Rp 58,7 miliar tahun anggaran 2014.
Foto-Foto Suasana Keributan Pascasidang Terdakwa Flora Simbolon di Pengadilan Negeri Medan - 08032019_keributan_pengadilan_negeri_danil_siregar-3.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Suasana keributan yang terjadi pascasidang yang menjerat Staff Keuangan PT Promits Lesindo Jaya Utama Flora Simbolondi, Pengadilan Negeri Medan, Jumat (8/3). Kejadian berawal saat Flora dinyatakan terbukti terlibat dalam kasus korupsi paket pekerjaan Instalasi Produksi Air Bersih (IPA) Martubung, PDAM Tirtanadi, sebesar Rp 18,1 miliar dari pagu Rp 58,7 miliar tahun anggaran 2014.
Foto-Foto Suasana Keributan Pascasidang Terdakwa Flora Simbolon di Pengadilan Negeri Medan - 08032019_keributan_pengadilan_negeri_danil_siregar-2.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Suasana keributan yang terjadi pascasidang yang menjerat Staff Keuangan PT Promits Lesindo Jaya Utama Flora Simbolondi, Pengadilan Negeri Medan, Jumat (8/3). Kejadian berawal saat Flora dinyatakan terbukti terlibat dalam kasus korupsi paket pekerjaan Instalasi Produksi Air Bersih (IPA) Martubung, PDAM Tirtanadi, sebesar Rp 18,1 miliar dari pagu Rp 58,7 miliar tahun anggaran 2014.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  Suasana keributan terjadi di Pengadilan Negeri Medan pascasidang yang menjerat Staff Keuangan PT Promits Lesindo Jaya Utama, Flora Simbolon, Jumat (8/3/2019).

Kejadian berawal saat Flora dinyatakan terbukti terlibat dalam kasus korupsi paket pekerjaan Instalasi Produksi Air Bersih (IPA) Martubung, PDAM Tirtanadi, sebesar Rp 18,1 miliar dari pagu Rp 58,7 miliar tahun anggaran 2014.

Keputusan tersebut mematik protes dari kuasa hukum Flora. "Kami dari kuasa hukum Flora Simbolon, upaya prapid (praperadilan) kami diabaikan. Lonceng keadilan telah mati di tempat ini," ucap seorang kuasa hukum.

Terdakwa Flora langsung dibawa ke ruang tahanan sementara. Melihat kliennya dibawa, kemarahan kuasa hukum Flora Simbolon semakin meninggi.

Keributan antara kuasa hukum Flora dengan polisi dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak terhindari. Pantauan www.tribun-medan.com, aksi saling dorong terjadi di pintu keluar ruang sidang.

Kuasa Hukum Flora lainnya, Andar Sidabalok (batik merah) berterik mengatakan, "Klien kami ini bukan teroris, masa kami pengacara enggak bisa ketemu. Ini putusan memperkosa keadilan dengan putusan prapid kami tidak didengarkan," tegasnya.

Adu mulut masih terus berlangsung hingga ke parkiran PN Medan. Bahkan para kuasa hukum sempat berdebat dengan Humas PN Medan, Erintuah Damanik. (*)

Penulis: M Daniel Effendi Siregar
Editor: M Daniel Effendi Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved