Bawa Pulang Motor dan Ponsel Hasil Curian, Kaisar Diciduk Polisi dari Rumahnya

Kaisar Tamba (29) sempat girang selama beberapa saat. Ia begitu senang karena berhasil memiliki sepeda motor dan ponsel baru

Bawa Pulang Motor dan Ponsel Hasil Curian, Kaisar Diciduk Polisi dari Rumahnya
TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Kaisar Tamba (kanan), tersangkas kasus curat, menunjukkan ponsel hasil curian di kantor Sat Reskrim Polres Dairi, didampingi penyidik, Minggu (10/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Kaisar Tamba (29) sempat girang selama beberapa saat. Ia begitu senang karena berhasil memiliki sepeda motor dan ponsel baru hasil dari menyatroni rumah warga di Jalan Air Bersih, Kelurahan Batangberuh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sabtu (9/3/2019) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kegirangan Kaisar seketika sirna kala personel Sat Reskrim Polres Dairi datang ke rumahnya di Dusun Pardomuan III, Desa Pardomuan, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, sekitar pukul 20.00 WIB hari itu juga.

Saat petugas menanyakan asal-usul sepeda motor yang terparkir di areal rumahnya, Kaisar tak mampu menjawab lugas.

Singkat cerita, Kaisar pun pasrah akhirnya digiring petugas bersama barang hasil curiannya ke Mapolres Dairi.

Kasat Reskrim Polres Dairi AKP Jenggel Nainggolan menuturkan, penangkapan Kaisar berhasil dilakukan berkat informasi awal yang dihimpun personel dari TKP (rumah korban pencurian).

"Informasi itu kemudian kita coba kembangkan, dan alhasil kita temukan terduga pelakunya saat itu adalah tersangka (Kaisar Purba). Selanjutnya, kita lidik dengan mencari keberadaan tersangka," tutur Jenggel, Minggu (10/3/2019).

Benar saja, saat mencari keberadaan Kaisar di rumahnya, Desa Pardomuan Kecamatan Siempat Nempu Hilir, polisi menemukan barang-barang milik korban di sana. 

Tanpa buang waktu, petugas langsung mencari keberadaan Kaisar dan memboyong Kaisar ke Mapolres Dairi.

Adapun barang bukti yang turut diamankan dari penangkapan Kaisar, sambung Jenggel, antara lain sebuah sepeda motor Yamaha Scorpio-Z warna hitam BK 6879 LAA beserta STNK dan BPKB-nya, kemudian handphone Vivo Y53, dan uang tunai Rp61 ribu milik korban.

Kemudian, gunting dan obeng yang dipergunakan Kaisar saat menyatroni rumah korban.

Akibat perbuatannya, Kaisar kini harus mendekam di balik jeruji besi. Jenggel mengatakan, sementara Kaisar dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Curat (pencurian dengan pemberatan), dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara.

"Untuk motif, pengakuan dia (Kaisar), karena dia pengin tetapi enggak punya uang untuk beli sendiri," imbuh Jenggel. (cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved