Ratusan Pebulutangkis Muda akan Bersaing pada Turnamen Bulutangkis Bertaraf Internasional Ini

perhelatan DAO di Medan tahun ini merupakan event yang memiliki ranking internasional Badminton Asia Confederation (BAC).

Ratusan Pebulutangkis Muda akan Bersaing pada Turnamen Bulutangkis Bertaraf Internasional Ini
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
(Dari kanan ke kiri) - Ketua pertandingan DAO 2019 Mimi Irawan, Ketua PBSI Sumut Suripno Ngadimin, Mantan Atlet Nasional Alan Budikusuma, Rokky Irvayandi dari Astra Daihatsu, Haryan Kepala Cabang Daihatsu SM Raja, dan Refa Giriyanda dari Frisian Flag 

“Saya tidak mau menyia-nyiakan potensi di Sumut. Anthony Ginting salah satu dari Medan walaupun berlatih di Bandung. Mereka ini kita siapkan untuk kejuaraan Asia Junior dan Dunia Junior. PBSI sudah menyiapkan dari usia dini. Program berkesinambungan bagus bagi pemain Indonesia bertanding. Drawing di BWF. Dengan potensi yang baik dan pengurus yang baik maka saya yakin Medan bisa bangkit,” tambahnya.

Lebih lanjut, Alan yang juga perwakilan dari Astec ini mengatakan, perhelatan Daihatsu Astec Open untuk kota Medan tahun 2019 ini merupakan salah satu event bertaraf internasional. Karena itu event tersebut juga bisa diikuti oleh berbagai peserta dari seluruh kawasan benua Asia.

"Khususnya di kota Medan tahun 2019 kita sudah upgrade atau naikan levelnya menjadi level internasional jadi pesertanya di seluruh Asia," ujarn peraih medali emas bulu tangkis pada Olimpiade Barcelona 1992 ini.

Maka dari itu, suami Susi Susanti itu berharap dengan adanya turnamen Daihatsu Astec Open 2019 ini akan dapat melahirkan bibit-bibit muda baru yang bisa dibina berkelanjutan. Dengan melakukan pembinaan sejak usia muda maka diharapkan akan lahir atlet-atlet bulu tangkis dari Sumatera Utara yang akan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

"Harapan saya ke depan semakin banyak pemain bulu tangkis dari luar Jawa yang bisa berprestasi seperti Panji datang dari Medan. Saya harapkan semakin banyak lagi panji-panji yang baru di Sumut ini yang tujuannya mengembalikan kejayaan bulu tangkis dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata internasional," kata Alan yang juga pengurus PBSI pusat ini.

Tiket Gratis

Ketua pengprov PBSI Sumut Suripno Ngadimin dalam press conference persiapan jelang Daihatsu Astec Open 2019 mengatakan DAO tahun ini merupakan kepercayaan besar yang diberikan kepada Sumut setelah tahun 2016 terakhir kali. Apalagi dirinya yang baru tiga hari dilantik sedang berusaha membenahi bulu tangkis Sumut.

“Di punggung saya makin berat doa dan dukungan terus berdatangan. Minimal satu medali untuk PON ditargetkan. Prestasi itu yang harus kita kejar. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar. 
Kalau target lebih menekankan di usia dini. Peluang lebih besar. Tapi saya belum berani menjanjikan terlalu muluk, nanti kita bicara setelah digembleng satu dua tahun. Kita fokus ke Pengprov, SI, pelatihan, pelatih dan wasit,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua pengprov PBSI Sumut Suripno Ngadimin juga mengajak masyarakat Sumatera Utara khususnya kota Medan dan sekitarnya untuk datang beramai-ramai menonton kejuaraan Daihatsu Astec Open 2019 di GOR PBSI Sumut.

Setiap penonton kata Suripno tidak akan dipungut biaya alias gratis sehingga dapat menonton langsung serta mendukung para atlet yang bertanding.

Halaman
123
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved