Bawa Sabu 1.000 Gram di Lubukpakam, Riswanto Terancam Pidana Mati

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadlan Sinaga mendatangkan saksi penyidik dari Polda Sumut Rahmad Tumanggor.

Bawa Sabu 1.000 Gram di Lubukpakam, Riswanto Terancam Pidana Mati
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Terdakwa kurir sabu Riswanto seberat 1 kg kembali menjalani persidangan mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terdakwa kurir sabu Riswanto seberat 1 kilogram kembali menjalani persidangan mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/3/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadlan Sinaga mendatangkan saksi penyidik dari Polda Sumut Rahmad Tumanggor.

Ia mengungkapkan hahwa terdakwa berusia 36 tahun tersebut terungkap bahwa barang haram di jual seharga Rp 600 juta di Jalan Lintas Medan Lubuk Pakam Kecamatan Lubuk tepatnya di parkiran Rumah Sakit Mutiara.

"Benar, dia (Riswanto) kami tangkap di Jalan Lintas Lubuk Pakam tepatnya di parkiran Rumah Sakit Mutiara. dengan upah Rp 2 juta apabila berhasil terjual," terangnya.

Dihadapan Majelis hakim yang diketuai Tengku Oyong, saksi menerangkan bahwa target kepolisian sebenarnya bukanlah Riswanto. Namun, pria bernama toke sebagai pemilik barang haram tersebut.

"Terdakwa lalu menyerahkan satu bungkus plastik teh cina merek Guanyinwang. Setelah barang kami terima, lalu kami tangkap. Saat itu saya berpura-pura sebagai pembeli," tambahnya.

Keterangan saksi kemudian diakui oleh terdakwa, dimana dalam setiap keterangan saksi dibenarkan oleh terdakwa. "Benar pak," jawab terdakwa. Usai mendengarkan keterangan saksi, Majelis hakim kemudian menunda sidang hingga Rabu pekan mendatang.

Selama persidangan, Riswanto tampak lesuh dan hanya bisa menunduk selama mendengar keterangan saksi. Matanya terlihat berkaca-kaca seakan ingin menangis

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadlan Sinaga, menerangakan awal mula kasus pada 19 Oktober 2018, dua petugas Polda Sumut mendapat informasi, bahwa ada seorang laki-laki yang sering menjual sabu-sabu. Berdasarkan informasi itu, petugas tersebut mendapat perintah untuk melakukan penyelidikan.

Lebih lanjut kata Kadlan, saksi Rahmat Tumanggor menyuruh informan polisi untuk menghubungi penjual sabu tersebut.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved