Breaking News:

Jokowi dan Menteri Masih Agenda Resmikan Pelabuhan Sambas Sibolga, Belum Ada Pembatalan

Augustia Waruwu menjelaskan Sibolga Pessenger Terminal, Pelabuhan Sambas mengalami pembenahan pesat pascadibangun mulai April 2016

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
TRIBUN MEDAN/IRFAN AZMI SILALAHI
Pelabuhan Sambas Sibolga mengalami pembenahan pesat pascadibangun mulai April 2016 hingga Maret 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pengawasan ekstra ketat dilakukan manajemen Sibolga Pessenger Terminal, Pelabuhan Sambas, Kota Sibolga, Rabu (13/3/2019).

Personel TNI Angkatan Laut (AL) tampak membantu petugas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Klas IV Sibolga, melakukan pengawasan pintu keluar-masuk dermaga yang beralamat Jalan Horas, Sobolga.

Rencananya, Minggu (17/3/2019) Presiden Jokowi bersama beberapa menteri melakukan kunjungan kerja melakukan peresmian pelabuhan ini.

Tak jauh dari lokasi, tepatnya di Jalan Cenderawasih, pada Selasa (12/3/2019).

Warga dikejutkan dengan datangnya Densus 88 Antiteror Mabes Polri, melakukan penggerebekan terhadap terduga teroris atas nama Husein.

"Tetap kami siaga apapun kejadiannya. Jadi atau tidak (kehadiran Presiden Jokowi). Tadi malam, sejak ada peristiwa (ledakan bom) sore kemarin kami full time di sini. Dan sebenarnya bukan hanya tadi malam, kami juga hari-hari melakukan patroli rutin, " ujar Kepala KSOP Klas IV Sibolga, Augustia Waruwu.

Ditemui di ruang kerjanya, Augustian mengatakan akibat kejadian bom bunuh diri, pihaknya belum ada mendapat informasi pembatalan kehadiran Presiden Jokowi.

"Kami baru cek semua lokasi. Pengawalan pasti sudah. Ini, kan, baru pembangunan pertama agak megah di Sibolga. Selama ini orang lalu-lalang mau melihat rumah kaca di pelabuhan. Kami beri kelonggaran. Karena ini (pembangunan) perdana, skybrige perdana di Sibolga dan itu suatu kebanggaan. Tapi sejak kejadian kemarin sore, kami membatasi, biasa saja sebenarnya, tetapi pengawasan akaes masuk menjadi lebih ketat. Ini objek vital, karena menyangkut penumpang, manusia, keamanan dan kenyamanan," jelasnya.

Seperti diketahui, jarak antara lokasi ledakan bom bunuh diri terduga teroris dengan pelabuhan yang akan diresmikan Presiden Jokowi, hanya berjarak kurang dari 300 meter. 

Adapun Jalan Cenderawasih, bagian dari kampung nelayan di Sibolga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved