Kesaksian Siregar tentang Sosok Abu Hamzah: Orang Sibolga Asli dan Pintar Perbaiki Listrik

Siregar menyatakan seminggu lalu dirinya pernah menyuruh Abu Hamzah untuk memperbaiki lampu di rumahnya.

Kesaksian Siregar tentang Sosok Abu Hamzah: Orang Sibolga Asli dan Pintar Perbaiki Listrik
Tribun Medan/istimewa
Suasana saat Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dan Tim Gegana lakukan penggeledahan yang diduga bahan peledak seberat 30 Kg di kediaman rumah Simanjuntak, Jalan Kutilang, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan. 

Setelah Abu Hamzah berhasil ditangkap, istri terduga teroris itu masih bertahan di rumah bersama anaknya.

Menggunakan pengeras suara masjid, polisi menyampaikan, anaknya tidak tahu apa-apa dan masa depannya masih panjang.

"Ibu menyerah aja ibu, kasihan anak ibu. Ia tidak tahu apa-apa dan masa depannya masih panjang. Kasihan lah Bu sama anaknya. Kalau ada masalah sampaikan kepada kami," bujuk petugas polisi dari dalam masjid, yang lokasinya tidak begitu jauh dari rumah terduga teroris.

Sementara terduga pelaku teroris Abu Hamzah alias Husein alias Upang sudah berhasil ditangkap Densus 88 Anti Teror Polri dan langsung diamankan.

"Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku, sekitar pukul 14.50 WIB terjadi ledakan yang melukai petugas," kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol M Iqbal, Selasa sore.

Akibat dari ledakan tersebut, dua orang mengalami luka di bagian wajah, yakni Naim (42) warga Jalan Cendrawasih, Gang Serumpun, Kelurahan Pancuranbambu. Kemudian seorang korban yang belum diketahui identitasnya, warga Jalan Cendrawasih, Gang Serumpun. Kedua korban sudah di bawa ke RS Metta Medika, Sibolga.

Pantuan di lokasi sekitar pukul 21.03 WIB, tim Brimob dan juga Densus sudah masuk mendekati rumah terduga teroris lengkap dengan senjata laras panjang dan rompi anti peluru.
Warga yang ada di sekitar lokasi diminta untuk menjauh.

"Kalau suaminya Abu Hamzah sudah berhasil ditangkap tadi sore, dan langsung diamankan tim Densus. Kami pun enggak tahu di mana diamankan, karena tim Densus dan Gegana yang berperan langsung. Kami saja dari petugas kepolisian yang ada di Sibolga ini hanya sebatas mengamankan masyarakat, kalau yang berperan langsung adalah tim Densus dan Gegana," ujar salah seorang personil polisi yang mengamankan lokasi.

Saat Densus melakukan penggerebekan, sempat terdengar suara ledakan. Berdasar informasi penggerebekan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Kabar tersebut beredar luas pertama kali melalui dua video berdurasi pendek, yang di-upload pengguna Facebook bernama Devi. Dalam video pertama yang berdurasi 12 detik, terlihat kepanikan terjadi dengan ramainya orang di sekitar lokasi.

Halaman
1234
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved