Polres Tanah Karo Tilang dan Wajibkan Pemilik Sepeda Motor yang Terjaring Balap Liar Bayar Pajak

Sebelumnya laporan dari masyarakat sering ada kegiatan balap liar mulai dari kantor bupati sampai perumahan Graha Mandala.

Polres Tanah Karo Tilang dan Wajibkan Pemilik Sepeda Motor yang Terjaring Balap Liar Bayar Pajak
Tribun Medan/Muhammad Nasrul
Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan SH, memeriksa puluhan sepeda motor yang berhasil disita saat razia balap liar Minggu dini hari, di halaman apel Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (13/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com- Satreskrim Polres Tanah Karo, berhasil mengamankan puluhan sepeda motor yang diduga dijadikan untuk balapan liar.

Diketahui, jejeran sepeda motor yang diletakkan tepat di depan ruang Satreskrim itu, diamankan pada Minggu (10/3/2019) dini hari lalu.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan SH, mengungkapkan sebelumnya mereka mendapatkan laporan dari masyarakat yang resah karena kegiatan balapan liar di seputar Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe.

Dirinya menyebutkan, pada razia kemarin pihaknya dibantu dengan personel lain yang sedang melakukan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD).

"Sebelumnya laporan dari masyarakat sering ada kegiatan balap liar mulai dari kantor bupati sampai perumahan Graha Mandala. Kami langsung melakukan razia hunting, pada saat di lokasi banyak anak muda yang duduk-duduk di sepeda motor sambil menyaksikan balap liar. Selanjutnya kita lakukan penindakan," ujar Ras Maju, Rabu (13/3/2019).

Dirinya menyebutkan, total sepeda motor yang berhasil diamankan dari para pemuda itu sekitar 38 unit. Dirinya mengaku, puluhan sepeda motor tersebut merupakan hasil razia dalam sekali waktu.

Densus 88 Polri Tangkap Terduga Teroris di Sibolga, Jokowi Beri Apresiasi

Dari 20 Orang Terkaya Indonesia hanya 3 Konglomerat Pembayar Pajak Tertinggi, Ini Daftarnya

Mantan Pemain Mitra Kukar Aldino Herdianto Sudah Deal dengan Northcliff, Pastikan Gabung PSMS Medan

Ras Maju menambahkan, pihaknya akan bekerjasama dengan Satlantas Polres Tanah Karo untuk mengetahui kejelasan kendaraan yang telah disita.

Dikatakannya, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi apakah dari puluhan sepeda motor tersebut, ada yang merupakan hasil dari kejahatan.

Didirikan Cleaning Service Yayasan Al-Ishaq Urusi Kesenjangan Sosial dan Masa Depan Anak Yatim

Terdakwa Perampokan Ditolak Masuk ke Rutan Tanjung Gusta Setelah Dirawat Usai Keguguran

Prabowo Pukul Pengawal, AKBP Rahmat Hakim Minta Maaf ke Prabowo dan Warga Cianjur, TONTON VIDEO. .

Jokowi Bersyukur Siti Aisyah Bebas, PM Malaysia: Sudah Mengikuti Aturan Hukum yang Berlaku

"Untuk sementara kita akan bekerjasama dengan Satlantas untuk proses registrasi nomor mesin dan nomor rangka untuk memastikan asal usul kendaraan. Jadi kita nanti tau apakah ada kendaraan yang bermasalah seperti hasil Curanmor ataupun yang jadi jaminan Fidusia," ucapnya.

Tim Sukses Caleg Protes Alat Peraga Kampanye Jagoannya Dicopot: Semua Keluar Biaya. Kami jadi Rugi

BOM DI SIBOLGA, Brigjen Dedi Prasetyo: Masih Ada Bom yang Bahayakan Petugas

Dirinya menyebutkan, bagi pemilik sepeda motor yang ingin mengambil kendaraannya, bisa langsung mendatangi Polres Tanah Karo. Namun, prosesnya akan dikenakan tilang terlebih dahulu, dengan membawa kelengkapan surat-surat kendaraan tersebut.

Didirikan Cleaning Service Yayasan Al-Ishaq Urusi Kesenjangan Sosial dan Masa Depan Anak Yatim

Kabar Terkini Bom Sibolga - Istri Terduga Teroris Ledakkan Diri saat Dua Anak Masih Bersamanya

"Kemudian kalau yang memang sudah mati pajaknya, kita arahkan untuk mengurus dulu, baru bisa diambil kendaraannya," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved