Rekrutmen KPPS Pemilu 2019, Antusiasme Warga Dairi Tinggi Dibanding saat Pilkada

kuota personel KPPS yang dibutuhkan berjumlah 6.104 orang, untuk ditempatkan pada 872 TPS.

Rekrutmen KPPS Pemilu 2019, Antusiasme Warga Dairi Tinggi Dibanding saat Pilkada
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Komisioner KPU Dairi Divisi SDM & Parmas, Jenny Ester Pandiangan (tengah, menghadap kamera) memberi penjelasan terkait rekrutmen KPPS di salah satu kantor PPS di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, baru-baru ini. 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - KPU Kabupaten Dairi tuntas melaksanakan rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada 12 Maret 2019 kemarin pukul 16.00 WIB.

Adapun kuota personel KPPS yang dibutuhkan berjumlah 6.104 orang, untuk ditempatkan pada 872 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Satu TPS, tujuh orang KPPS," kata Jenny Ester Pandiangan, Komisioner KPU Dairi Divisi SDM dan Parmas saat ditemui di kantornya, Rabu (13/3/2019).

"Tugas KPPS ialah melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, kemudian menyerahkan hasilnya kepada PPS (Panitia Pemungutan Suara)," kata Jenny lagi.

Jenny mengungkapkan, perekrutan KPPS dilaksanakan oleh PPS. Saat melakukan peninjauan terhadap seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Dairi kemarin, Selasa (12/3/2019), pihaknya menilai antusiasme masyarakat menjadi KPPS lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

Hal itu, lanjut Jenny, diduga disebabkan peraturan KPU saat ini telah mempermudah tugas-tugas, serta syarat-syarat menjadi KPPS.

"Dulu kan satu TPS menangani 800 DPT. Sekarang tinggal 300 DPT per TPS. Sebenarnya sudah diberitahukan kepada mereka (para pendaftar) bahwa Pemilu tahun ini bakal lebih sulit daripada Pemilukada lalu, karena tahun ini Pemilu Legislatif untuk tingkat kabupaten, provinsi, pusat, dan DPD, serentak dengan Pemilu Presiden," tutur Jenny.

Lebih lanjut, Jenny mengatakan, usai tahapan penjaringan, berkas lamaran para kandidat/pendaftar KPPS akan diseleksi sembari meminta pandangan masyarakat terkait sosok masing-masing kandidat.

"Tahapan itu ditargetkan selesai tanggal 10 Maret 2019 mendatang. Setelah itu, baru kami bisa bimtek (berikan bimbingan teknis alias pelatihan) mereka," pungkas Jenny.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved