Teror Bom di Sibolga

Teroris di Sibolga, Kapolda Sumut: Tidak Ada Kaitannya dengan Kehadiran Presiden

Penangkapan terduga teroris di Sibolga tidak ada kaitannya dengan kehadiran Presiden Jokowi

Teroris di Sibolga, Kapolda Sumut: Tidak Ada Kaitannya dengan Kehadiran Presiden
Tribun Medan/Sofyan Akbar
Petugas kepolisian masih bertahan di seputaran rumah terduga teroris hingga Rabu (13/3/2019) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLGA - Penangkapan terduga teroris di Sibolga tidak ada kaitannya dengan kehadiran Presiden Jokowi ke Kota Sibolga yang direncanakan  pada Minggu (17/3/2019) mendatang.

"Penangkapan terduga teroris ini kaitannya dengan pengembangan di Lampung. Tidak ada hubungannya dengan kedatangan Presiden Jokowi,"kata Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Selasa (12/3/2019) malam.

Ia menyatakan penangkapan terduga teroris Abu Hamzah di Sibolga merupakan pengembangan penangkapan yang dilakukan Densus 88 Anti Teror di Lampung.

"Mereka ini sudah lama dalam penelusuran tim Densus 88 karena merupakan simpatisan jaringan ISIS,"kata pria dengan bintang dua dipundaknya ini.

Baca: Polisi Masih Terus Bertahan di Rumah Terduga Teroris sampai Istri dan Anak-anaknya Menyerahkan Diri

Baca: 6 Fakta-Kronologi Bom Meledak saat Penangkapan Teroris di Sibolga, Jaringan Lampung dan Rampok Bank

Baca: Panglima TNI dan Kapolri di Medan, Sebut Pondok Pesantren Adalah Tempat Samudera Ilmu

Mantan Wakapolda Sumut ini menyatakan tiga hari lalu seorang tersangka ditangkap di Lampung.

Dan penangkapan tersangka ini, kata orang nomor satu di Polda Sumut merupakan pengembangan dari keterangan tersangka yang diamankan di Lampung.

"Bahwa jaringan mereka ada di Sibolga dan beberapa tempat yang saat ini dalam pengembangan tim Densus 88 bersama Polda Sumut,"terangnya.

Baca: Cerita Warga soal Teror Bom Pertama Kali di Sibolga, Pelaku Dikenal Pendiam

Baca: Istri Pelaku Teroris di Sibolga Dikenal Keras, Berafiliasi dengan ISIS, Ini Penjelasan Kapolri Tito

Baca: Kapolri Tegaskan Terduga Teroris yang ditangkap di Sibolga Tidak Ada Kaitannya dengan Pemilu

Kapolda mengatakan sampai saat ini, pihaknya masih terus berupaya melakukan negosiasi terhadap istri terduga teroris Abu Hamzah masih terus dilakukan.

Seperti yang diketahui, saat Abu Hamzah digiring, istri Abu Hamzah dikabarkan melemparkan bom dan meledak.

Akibatnya seorang personil polisi dan 2 orang anak-anak terluka.

Abu Hamzah lantas diamankan, sementara istrinya bertahan di dalam rumah bersama anaknya dan diduga di dalam rumah ada bahan peledak seberat 30 kg.

(akb/tribun-medan.com)

Baca: Kapolri Tegaskan Terduga Teroris yang ditangkap di Sibolga Tidak Ada Kaitannya dengan Pemilu

Baca: Teror Bom di Sibolga Berawal dari Lampung Hingga Lemparan Bom yang Lukai Polisi

Baca: Warga Masih Ramai Berkerumun, Polisi Imbau Jangan Mendekat ke Rumah Terduga Teroris

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved