Fakta-fakta Kepala Pondok Pesantren Tersangka Predator Anak, Mengaku di Hadapan 50 Santri

Warga Langkat dihebohkan dengan perilaku bejat oknum pimpinan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Al Ikhwan berinisial Ustaz DI

Fakta-fakta Kepala Pondok Pesantren Tersangka Predator Anak, Mengaku di Hadapan 50 Santri
TRIBUN MEDAN/HO/POLRES LANGKAT
Fakta-fakta Kepala Pondok Pesantren Tersangka Predator Anak, Mengaku Hadapan 50 Santri. Kepala Pesantren Al Ikhwan, DI, tersangka pencabulan terhadap puluhan santrinya. 

Fakta-fakta Kepala Pondok Pesantren Tersangka Predator Anak, Mengaku Hadapan 50 Santri

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Warga Kabupaten Langkat dihebohkan dengan perilaku bejat seorang oknum pimpinan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Al Ikhwan berinisial Ustaz DI (53).

Dia diduga telah melakukan kejahatan seksual dalam bentuk sodomi alias pedofilia kepada puluhan santrinya tepatnya di Dusun 2 Desa Serapuh ABC, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat Sumatera Utara.

Kecurigaan warga sekitar Ponpes berawal saat para santri kabur secara bersamaan ke rumah keluarga, warga sekitar hingga ke Kantor Desa Serapuh ABC.

Mereka meminta tolong kepada warga agar perlakuan bejat oknum guru di Ponpes tempatnya menimba ilmu segera dilaporkan.

Kabarnya, aksi cabul guru itu sudah berlangsung lama. Para santri ingin, guru berinisial DI (40) dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

Salah seorang kakak santri yang ada disana, ML membenarkan bahwa Ustaz ini diduga sudah lama melakukan aksi bejat itu.

"Memang udah lama Ustaz itu sodomi santri. Tapi santri gak ada yang berani lapor," kata ML.

ML menambahkan, adiknya terpaksa dibawa pulang sementara. Meski pun adiknya tidak menjadi korban. Begitu juga dengan sejumlah santri lainnya.

"Mau gak mau dibawa pulang dulu, biar tenang dulu kondisinya. Apalagi udah mau Ujian Nasional juga kan," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved