Teror Bom di Sibolga

Polisi: Kasihan Anaknya Ibu, Istri Terduga Teroris Abu Hamzah Pilih Ledakkan Diri ketimbang Menyerah

Polisi: Kasihan Anaknya Ibu, Istri Terduga Teroris Abu Hamzah Pilih Ledakkan Diri ketimbang Menyerah

Polisi: Kasihan Anaknya Ibu, Istri Terduga Teroris Abu Hamzah Pilih Ledakkan Diri ketimbang Menyerah
Tribun Medan/Sofyan Akbar
Polisi: Kasihan Anaknya Ibu, Istri Terduga Teroris Abu Hamzah Pilih Ledakkan Diri ketimbang Menyerah. (Tribun Medan/Sofyan Akbar) 

Polisi: Kasihan Anaknya Ibu, Istri Terduga Teroris Abu Hamzah Pilih Ledakkan Diri ketimbang Menyerah

"Ibu menyerah aja ibu, kasihan anak ibu. Ia tidak tahu apa-apa dan masa depannya masih panjang. Kasihan lah bu sama anaknya. Kalau ada masalah sampaikan kepada kami," 

TRIBUN-MEDAN.com - Istri terduga teroris Abu Hamzah yang diamankan di Sibolga, Sumatera Utara, memilih untuk meledakkan diri dengan bom rakitan saat diminta menyerahkan diri ke kepolisian.

Diketahui, aksi yang dilakukan oleh istri Abu Hamzah itu adalah imbas dari penangkapan sang suami yang dilakukan Densus 88, Selasa (12/3/2019).

Dikutip dari Tribunnews.com, Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, istri terduga teroris diduga meledakkan diri bersama dengan dua anaknya lantaran memiliki pemahaman radikal yang lebih besar daripada Abu Hamzah.

"Abu Hamzah menyampaikan kepada penyidik Densus, istrinya lebih keras pemahamannya dibanding dia sendiri. Lebih militan istrinya," kata Dedi Rabu (13/3/2019).

"Makanya setelah dilakukan negosiasi dan imbauan selama hampir 10 jam, istrinya nekat melakukan suicide bomber-nya itu," ujarnya menambahkan.


Warga panik saat ledakan keras terjadi dua kali pada Rabu (13/3/2019) dini hari.
Warga panik saat ledakan keras terjadi dua kali pada Rabu (13/3/2019) dini hari. (Sofyan Akbar/Tribun Medan)

Dedi menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan negosiasi dengan istri terduga teroris Abu Hamzah.

Pihaknya telah memberikan imbauan agar wanita itu tidak melakukan hal berbahaya lantaran ada anak kecil bersamanya.

Tak hanya kepolisian, upaya negosiasi tersebut dilakukan pula oleh sejumlah masyarakat, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto bersama degan Bupati, Kapolres dan juga Dandim setempat.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved