TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: Menikmati Keindahan dan Sejuknya Tanah Karo dari Gunung Sibayak

Untuk ke lokasi Gunung Sibayak jika pelancong berangkat dari Kota Medan, menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam 30 menit.

TRIBUNWIKI: Menikmati Keindahan dan Sejuknya Tanah Karo dari Gunung Sibayak
TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
TRIBUNWIKI: Menikmati Keindahan dan Sejuknya Tanah Karo dari Gunung Sibayak. 

TRIBUNWIKI: Menikmati Keindahan dan Sejuknya Tanah Karo dari Gunung Sibayak

TRIBUN-MEDAN.com--Siapa tidak mengenal gunung Sibayak, yang terletak di kawasan Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara. Gunung ini memiliki pesona alam yang sangat indah jika dilihat dari atas puncaknya.

Gunung Sibayak atau gunung raja penyebutan suku Karo, memiliki ketinggian 2.212 MDPL. Gunung Sibayak adalah jenis gunung berapi yang terakhir meletus pada 1881.

Pesona Gunung Sibayak mampu menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Untuk ke lokasi Gunung Sibayak jika pelancong berangkat dari Kota Medan, menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam 30 menit.

Penasaran dengan pemandangan dan terjalnya pendakian, Tribun Medan pun melakukan perjalanan menuju Gunung Sibayak atau 'Gunung Raja' yang diucap oleh suku Karo, Sabtu (16/3/2019).

Sepanjang perjalanan dari Medan menuju Gunung Sibayak, pelancong atau pendaki akan disuguhi pemandangan alam mulai memasuki wilayah Sembahe.

Tak lupa pula untuk singgah menikmati jagung bakar, mie instan rebus dan teh di Penatapan/Penatapen. Ada dua jalur menuju ke pendakian Gunung Sibayak, yakni Simpang pemandian Sidebu-debu dan melalui jalur Berastagi.

Pada pendakian ini, Tribun Medan memilih jalur Kota Berastagi dikarenakan akses jalan yang lebar dan sesuai maps yang terdapat di Google.

Fans Berat Jokowi, Ibu Ini Histeris Lihat Presiden dari Handphone, TONTON VIDEONYA. .

Jokowi Sebut Pelabuhan Sibolga Miliki Desain Terbaik se-Asia Pasifik, Berharap Dongkrak Perekonomian

Sesampainya di Kota Berastagi, jalur yang dipilih yakni, searah menuju ke Bukit Gundaling yang namanya sudah terkenal.

Namun, jika pelancong sudah memasuki portal retribusi pertama di kawasan Pasar buah. Pelancong harus memilih jalan yang tepat di sebelah Hotel Sibayak.

Tidak perlu khawatir akan salah jalan, di persimpangan pihak pengelola sudah memasangi rambu-rambu untuk menuju Gunung Sibayak.

Pesona Gunung Sibayak, Kabupaten Tanahkaro, Sumatera Utara, Sabtu (16/3/2019).
Pesona Gunung Sibayak, Kabupaten Tanahkaro, Sumatera Utara, Sabtu (16/3/2019). (TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA)

Bagi anda yang berpergian menggunakan mobil, parkir terdapat di lokasi retribusi pendakian awal Gunung Sibayak.

Untuk tarif per orang dikenakan biaya Rp 10 ribu, untuk kendaraan mobil dikenakan biaya Rp 20 ribu.

Beruntung bagi pengendara sepeda motor. Hal tersebut dikarenakan ia bisa membawa langsung hingga sampai ke kaki Gunung Sibayak.

Warkop DKI Reborn 3&4 Trending YouTube, Akting Aliando sebagai Dono Banjir Pujian

Mahfud MD Hapus Unggahan Video Romahurmuziy soal Penjahat dan Pejabat, Alasannya: Kasihan

Jangan khawatir akan hilangnya kendaraan, di lokasi kaki gunung, terdapat beberapa kantin yang juga menyediakan lapak parkir yang aman.

Namun untuk anda yang pergi menggunakan mobil, harus berjuang untuk melakukan perjalanan mulai dari retribusi hingga ke kaki Gunung Sibayak.

Kurang lebih perjalanan memakan waktu satu jam atau 60 menit.

Sesampainya di kaki gunung, ada tiga jalur yang tersedia untuk melakukan pendakian. Ketiganya merupakan satu akses hingga pendaki tidak perlu khawatir akan tersesat.

Pemandangan pertama yakni, ketika pendaki berada di hutan pandan berduri, suasana dan udara yang lembab membuat adrenalin terpancing, apalagi jika pendakian dilakukan pada malam hari.

Keluarnya dari hutan pandan berduri, pendaki atau pelancong akan memulai perjalanan yang menguras cukup tenaga, yakni pendakian.

Kisah Pilu Pelecehan Seksual Jang Ja Yeon, Dipaksa Layani 31 Penguasa Industri Hiburan

Rumah Belajar Vlayesha Gandeng dr Boyke Berikan Edukasi Pendidikan Seks untuk Anak Sejak Dini

Kita harus memilih jalan yang cukup terjal untuk melakukan pendakian, memegang batu-batuan, dan dinding tebing menjadi cerita menarik yang cocok diabadikan.

Setelah melewati perjalanan pendakian, kurang lebih satu jam 30 menit, anda akan disuguhkan pemandangan indah "Gunung Sibayak".

Pantauan Tribun Medan di lokasi, di Gunung Sibayak, banyak pelancong dan pendaki memutuskan untuk menginap dan mendirikan tenda.

Andi Arief Merasa Ditipu Mahfud MD terkait Apel Kebangsaan di Jawa Tengah: Pujian Saya Cabut

Mahfud MD Jelaskan Mengapa Dirinya Yakin Romy Tidak Dijebak KPK: Romy Itu Dijejak

Terdengar suara gemuruh gas yang keluar dari perut bumi disertai asap berwarna putih.

Seperti salah seorang pendaki yang mengaku bernama Cika, wanita berambut sebahu ini mengaku berasal dari Japan.

Ia mengatakan pendakiannya ke gunung Sibayak baru pertama.

"Saya datang bersama ketiga teman. Kami mendirikan tenda dan bermalam di sini (Gunung Sibayak). Saya sudah empat bulan berada di Medan, saya mengajar di salah satu Universitas di Medan," ucap wanita asal negara bunga sakura ini.

Cika pun memutuskan untuk bersama Tribun Medan melakukan pendakian hingga ke puncaknya.

Di atas puncak, jika kamu beruntung, dapat melihat matahari terbit, namun sayang, saat Tribun Medan berada dipuncak kabut tebal menutupi terbitnya matahari.

Ratawali Cafe Miliki Menu Andalan Wine Coffee, Sajikan Kopi Berkualitas dari Kebun Sendiri

Jokowi Dibuat Kekeh karena Jawaban Anak SMP yang Doakan Dirinya Menang di Pilpres 2019, VIDEO VIRAL

Tidak hanya warga Japan yang ditemui di atas puncak Gunung Sibayak, sekelompok pelancong mancanegara asal Malaysia berjumpa dengan Tribun Medan.

Hal serupa juga dikatakan para pelancong asal Malaysia ini, di mana mereka mengaku baru pertama kali berada di Gunung Sibayak.

Pesona Gunung Sibayak, Kabupaten Tanahkaro, Sumatera Utara, Sabtu (16/3/2019).
Pesona Gunung Sibayak, Kabupaten Tanahkaro, Sumatera Utara, Sabtu (16/3/2019). (TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA)

Pemandangan puncak Gunung Sibayak begitu indah, karena terdapat hutan luas, perkebunan warga, menjadi view pendaki yang dapat diabadikan melalui kamera.

Tidak hanya pemandangan puncak Gunung Sibayak yang indah, kawah bekas letusan juga menjadi daya tarik bagi pendaki.

Terlihat di bawah kawah yang sudah mengeras, terbentang luas terdapat nama-nama pendaki yang disusun menggunakan batu-batuan.

Tips Bagi Pendaki

Sebelum melakukan pendakian, pelancong harus mempersiapkan air mineral, menggunakan baju dan celana yang memudahkan untuk bergerak.

Gunakan sepatu gunung atau sendal gunung, agar pendaki bisa dengan leluasa untuk berjalan.

Persiapkan masker, sarung tangan, bawalah peralatan medis untuk berjaga-jaga.

Jika pelancong ingin menginap, bawalah tenda serta keperluan untuk makan. Nah jangan lupa bawa air mineral yang cukup banyak.

Hal tersebut dikarenakan aliran sungai di atas Gunung Sibayak tidak bisa diminum karena air tersebut meski jernih namun payau atau asam. Air tersebut berasal dari belerang.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved