Paripurna Reses 2019, DPRD Kota Medan Sampaikan Masalah 'Klasik'

penyampaian aspirasi rakyat dibacakan perwakilan legislator berdasarkan daerah pemilihannya masing-masing.

Paripurna Reses 2019, DPRD Kota Medan Sampaikan Masalah 'Klasik'
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Suasana sidang paripurna DPRD Kota Medan menyampaikan hasil reses perdana tahun 2019, Senin (18/3/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sidang Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian laporan hasil reses perdana tahun 2019 dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli, Senin (18/3/2019) pagi.

Rapat yang sempat molor ini tampaknya tak begitu penting oleh sejumlah anggota dewan.

Amatan Tribun Medan di ruang Sidang Paripurna Gedung DPRD Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No. 1 Medan, sejak dibuka mendekati pukul 11.00 WIB, hanya 10 anggota dewan yang menghadiri sidang. Satu persatu anggota dewan lainnya pun tampak berdatangan.

Pada sidang paripurna kali ini, penyampaian aspirasi rakyat dibacakan perwakilan legislator berdasarkan daerah pemilihannya masing-masing. Artinya, para anggota dewan bukan mewakili komisi maupun fraksi kepartaian.

Anggota DPRD Kota Medan Sabar Samsurya Sitepu yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Medan tahun 2014, pihaknya menemukan sejumlah keluhan dari masyarakat Kecamatan Medan Amplas, Medan Kota, Medan Area, dan Medan Denai.

"Meminta Pemko Medan mempermudah administrasi kependudukan, memaksimalkan program BPJS, menyelesaikan masalah sampah, menormalisasi drainase, menambal dan merehabilitasi jalan rusak serta mengaktifkan air bersih, dari PDAM Tirtanadi" ujar Sabar menyebutkan beberapa point dalam kesempatannya.

Sabar berharap aspirasi yang dia sampaikan meliputi kesehatan, Kesejahteraan, pendidikan dan administrasi kemasyarakatan dijadikan Pemko Medan untuk dijadikan sebagai evaluasi pembangunan.

Ternyata, aspirasi yang dibacakan Perwakilan Dapil I berturut turut menjadi masalah yang sama diungkapkan oleh perwakilan Dapil lainnya, Dapil II (Kecamatan Medan Johor, Medan Maimun, Medan Polonia, Medan Selayang, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan).

"Perbaikan pengaspalan dan drainase jalan pintu air IV, meminta Pemko memfasilitasi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), Masih adanya kesulitan administrasi kependudukan, dan pembuatan drainase parit," ucap perwakilan Dapil II Proklamasi Naibaho.

"Meminta Pemko Medan menormalisasi Parit dan Jalan Kapten Sumarsono, Helvetia, Menormalisasi Jalan Jamin Ginting karena tidak pernah direhab sejak tahun 1987, menormalisasi drainase di Keluaran Babura dan Setiabudi," ujar Perwakilan Dapil III (Kecamatan Medan Barat, Baru, Helvetia, dan Petisah) Ratna Sitepu.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved