Baru Dipanggil Polisi Soal Cuitan Tikus Got, Kini Ferdinand Hutahaean Diduga Menghina Ulama

Ferdinand beralasan, tweet itu terinspirasi dari pernyataan Ma'ruf Amin. Namun, ia mengaku pernyataan itu ditujukan untuk dirinya sendiri.

Baru Dipanggil Polisi Soal Cuitan Tikus Got, Kini Ferdinand Hutahaean Diduga Menghina Ulama
Tribunnews
Ferdinand Hutahaean dan Ma'ruf Amin 

TRIBUN-MEDAN.com-Kepala Divisi dan Advokasi Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean akan dipanggil polisi terkait posting-an "peliharaan tikus got" di akun Twitter-nya @LawanPolitikJKW.

Ferdinand akan diperiksa setelah sebelumnya dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian di Bareskrim Polri, beberapa waktu lalu.

"Kami akan lakukan pemeriksaan. Kami juga akan koordinasikan dengan ahli ITE. Setelah itu rampung, kami akan panggil (terlapor)," ujarnya saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019).

Jack Boyd Lapian melaporkan Ferdinand pada 23 Mei 2018 dengan nomor laporan LP/B/688/V/2018/BARESKRIM.

Adapun posting-an Ferdinand yang dilaporkan berbunyi, "Pendukung Banteng ga ush digubris. Mrk menyamar seolah pendukung Ganti Presiden.

Baca: LIVE TVONE - Link Live Streaming ILC Malam Ini Pukul 20.00 WIB Bahas Kasus Romahurmuziy alias Romy

Tujuan mrk cuma 1, MENGGAGALKAN KOALISI SBY PRABOWO. Mereka takut dengan koalisi itu terbentuk. Ayolah berpikir jernih. Mrk peliharaan tikus got".

Tulisan itu dibuat oleh Ferdinand di akun Twitter-nya pada 22 Mei 2018 lalu.

Baca: Komentari Keberanian Jokowi Tinjau Lokasi Ledakan Bom, Iwan Fals: Duuh Paak, Ini Bukan Soal Berani

Baca: Warga Medan Teteskan Air Mata saat Saksikan Teatrikal Aksi Teroris Selandia Baru, TONTON VIDEO. .

Baca: Hadir di Kota Medan Prof Mahfud MD Blak-blakan Soal Penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy

Jack yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengaku tersinggung dengan pernyataan tersebut.

Atas dasar itulah, Jack melaporkan Ferdinand dengan dugaan pelanggaran pidana seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Pasal 27 ayat 3, Pasal 310, dan Pasal 311 KUHP.

Belum usai kasus cuitan tikus got tersebut, kini Ferdinand kembali dipusingkan dengan cuitannya sendiri yaitu ketika dirinya menyidir Program Tol Langit, Jokowi-JK  

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved