Pangdam I/BB, Kapolda Sumut, dan Ketua KPU Video Conference dengan Menko Polhukam

Menkopolkam mengatakan rapat digelar dalam rangka melakukan kesiapan akhir dan kampanye terbuka Pemilu serentak 2019.

Pangdam I/BB, Kapolda Sumut, dan Ketua KPU Video Conference dengan Menko Polhukam
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Video Conference Pangdam dan Kapolda Sumut di Mapolda Sumut, Rabu (20/3/2019) mendengarkan instruksi Kemenko Polhukam 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah turut menghadiri acara Video Conference (Vidcon) Kesiapan Pemilu 2019 di wilayah Sumatera Utara yang digelar Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Adrianto bersama Ketua KPU Sumut, Yulhasni, bertempat di Markas Polda Sumut, Jalan Medan-Tj Morawa, Rabu (20/3/2019).

Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah mengungkapkan pihak TNI dalam hal ini Kodam I/BB, selalu siap mengamankan pelaksanaan Pilleg dan Pilpres 2019, dan bersama-sama Polri menjamin pemilu berlangsung Aman dan Nyaman, serta menegaskan Netralitas Kodam I/BB dan TNI

Video Conference ini juga dilakukan kepada seluruh jajaran Polda se Indonesia. Sejumlah PJU (Pejabat Utama) Kodam I/BB terlihat hadir mendampingi Pangdam Mayjen TNI MS Fadhilah di acara ini.

Mereka adalah para Danrem jajaran Kodam I/BB, Asintel Kasdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Aster Kasdam I/BB, Komandan Brigif 7/Rimba Raya, Komandan Kodim 0201/BS, serta Kapendam I/BB.

Pada kesempatan tersebut Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengingatkan bagaimana pentingnya keamanan dalam menjaga Pemilu.

Rapat yang digelar di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu, dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, Wakil Kepala BIN Letnan Jenderal TNI Teddy Lhaksmana Widya Kusuma, serta perwakilan lembaga dan kementerian terkait.

Dalam pembukaan rapat, Menkopolkam mengatakan rapat digelar dalam rangka melakukan kesiapan akhir dan kampanye terbuka Pemilu serentak 2019, yang dimulai pada 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019.

Selanjutnya Menko Polhukam menjelaskan Indeks Kerawanan Pemilu yang dilakukan oleh Polri dan Bawaspu bisa dijadikan acuan untuk mengatasi segala ancaman maupun gangguan yang ada untuk menetralisir gangguan dan ancaman Pemilu. Kalau aparat di daerah sudah bisa mengetahui, mengenali serta menetralisir ancaman, hambatan dan gangguan pemilu itu maka dirinya yakin pemilu akan aman, lancar dan sukses. "Ini tugas kita semua untuk mengamankan Pemilu," katanya.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved