Nasib Pemain PSMS Terkatung-katung, Ketua SMeCK Hooligan Minta Jajaran Manajemen Diganti

Jadwal latihan dan nasib pemain belum ada kejelasan kapan akan dikontrak. Akibatnya beberapa pemain memilih berlabuh ke klub lain.

Nasib Pemain PSMS Terkatung-katung, Ketua SMeCK Hooligan Minta Jajaran Manajemen Diganti
TRIBUN MEDAN/ILHAM FAZRIR HARAHAP
Ketua SMeCKHooligan, Lawren Simorangkir 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebagian suporter PSMS Medan sudah tak sabar menanti persiapan tim kebanggannya untuk berlaga di Liga 2 musim ini. Mereka masih menunggu kesigapan Manajemen PSMS yang saat ini masih belum jelas untuk mempersiapkan tim.

Mengingat suporter menginginkan PSMS kembali ke Liga 1 musim berikutnya. Sehingga, mereka meminta Manajemen serius untuk melakukan persiapan tim.

Sedangkan, PSMS saat ini masih belum juga jelas. Jadwal latihan dan nasib pemain belum ada kejelasan kapan akan dikontrak. Akibatnya beberapa pemain memilih berlabuh ke klub lain.

Ketua SMeCK Hooligan, Lawren Simorangkir tak menapik jika PSMS selalu ketinggalan dalam melakukan persiapan.

"Inilah penyakit yang selalu ada di PSMS. Yang lalu pun begitu. Tim yang lain sebagian sudah persiapan dan sudah mantap, sampai pemainnya sudah pada dikontrak. Ini PSMS ntah apalagi yang mau di tunggu, begitu mau Kick Off baru sibuk," katanya, Kamis (21/3/2019).

Lawren meminta agar Manajemen PSMS segera berbenah. Menurutnya, jajaran Manajemen yang lama patut diganti. Sehingga terjadi perubahan yang lebih profesional dalam membangun tim.

"Secepatnya lah membenahi dari segi apapun untuk PSMS. Ke depan kita berharap agar 75 persen yang ada di PSMS sekarang ini digantilah orang-orangnya. Karena liga sudah mau dekat, sementara Tim kita (PSMS) saja belum ada kejelasan bagaimana ke depannya," bebernya.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved