Agar Pengutipan Mudah, Direktur PD Pasar Ingin Pedagang Pasar Kampung Lalang Berjualan Serentak

Pasar Kampunglalang diproyeksikan menjadi salahsatu pasar yang berstandar SNI di Kota Medan.

Agar Pengutipan Mudah, Direktur PD Pasar Ingin Pedagang Pasar Kampung Lalang Berjualan Serentak
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Penampakan Pasar Kampung Lalang usai direvitalisasi selama dua tahun. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Usai diserahterimakan kepada pedagang, pada Jumat (22/3/2019)- Sabtu (23/3/2019) lalu, Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Rusdi Sinuraya berupaya agar para pedagang berjualan secara serentak.

Namun, untuk itu, Rusdi mengaku masih memikirkan hari yang tepat.

Kepada Tribun Medan, Rusdi mengatakan saat ini PD Pasar masih memberikan waktu kepada pedagang untuk mengisi kios-kios yang telah diterima.

"Saat ini kita kasih waktu dulu para pedagang mengisi kios-kios mereka. Sebenarnya sudah mulai jualan, tapi kita maunya serentak biar mudah ngaturnya, mudah menetapkan waktu pengutipan," ujarnya.

Rusdi menambahkan, Pasar Kampunglalang diproyeksikan menjadi salahsatu pasar yang berstandar SNI di Kota Medan. Tetapi untuk memenuhi itu, Rusdi mengaku pasar Kampunglalang masih memiliki beberapa kekurangan yang perlu dibenahi.

"Sembari berjalan kita benahi. Kita tambahkan fasilitas pendukung seperti Musholla, dan yang lainnya," katanya.

Disinggung apakah luas masing-masing kios Pasar Kampunglalang tergolong kecil, Rusdi menyatakan bahwa kios tersebut sudah sesuai dengan standar. Kios berukuran tersebut seperti dengan kios yang ada di Pasar Pasar lainnya

Sementara, beberapa pedagang yang ditemui Tribun Medan menyayangkan ukuran kios yang kecil, yang mana ukuran kios yang berjajar di depan Lantai 1 dan 2 ditaksir berukuran 1,8 meter x 2 meter. Apalagi, ujar mereka, setiap sekat dipisahkan oleh tembok gypsum.

"Sebenarnya masih kurang puas lah bang. Karena ukurannya kecil kali. Kurang dari dua meter lah itu lebarnya, apalagi batasnya gyipsum. Kalau kami tokok paku, bakal pecah takutnya," ujar salahseorang calon pedagang plastik.

"Mejanya pun masih kecil rasaku bang. Paling-paling cuman 5 Kilogram daging yang bisa dipajang. Padahal kalau kami biasanya bawa 30 Kilogram" ujar seorang calon pedagang menimpali.

Amatan Tribun Medan, sejumlah kios di Pasar Kampunglalang mulai diisi oleh sejumlah pedagang dengan barang yang akan dijajakan. Selain itu, para pedagang lainnya pun tampak sedang membersihkan debu-debu yang menetap setelah direvitalisasi selama 2 tahun dengan anggaran Rp 26 Miliar.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved