Jamrud Ajak Penonton Nyanyikan Lagu Ini: Mumpung Lagu Ini Belum Dilarang
Jamrud masih dengan ciri khasnya, bernyanyi lepas tanpa rasa malu dengan karya-karyanya yang dianggap sebagian orang tak senonoh.
TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Alunan musik rock menggema di pagelaran The Sounds Projects Vol.4 dengan lantang.
Dalam acara yang digelar di Ballroom Kuningan City, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3/2019) ini, Jamrud sukses menghipnotis penonton untuk menyanyikan lagu-lagu mereka dengan lirik yang nakal dan sarkas.
"Mumpung lagu ini belum dilarang mari kita nyanyikan, kalau sudah dilarang entar gue dipenjara," ucap Aziz MS gitaris Jamrud.
Tak lama berselang, grup musik yang berdiri sejak tahun 1989 ini langsung menyanyikan lagu fenomenal mereka berjudul "Surti dan Tejo".
Teriakan penonton langsung terdengar begitu lagu tersebut saat dinyanyikan.
Jamrud masih dengan ciri khasnya, bernyanyi lepas tanpa rasa malu dengan karya-karyanya yang dianggap sebagian orang tak senonoh.
Malam ini Jamrud membawakan beberapa lagu andalan mereka, yakni "Selamat Ulang Tahun", "30 Menit", dan "Waktuku Mandi".
Grup musik NAIF turut tampil dalam acara The Sounds Project Vol 4 di Ballroom Kuningan City, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3/2019).
Grup musik yang beranggotakan David (vokal), Jarwo (gitar), Pepeng (drum), dan Emil (bass) ini sukses mengajak penonton bersuka ria dengan musik pop jayus era 70an khas mereka.
Aksi panggung NAIF yang aktraktif membuat penonton tak henti bergoyang dan bernyanyi bersama, apalagi ketika lagu "Mobil Balap" dibawakan.
"Asoy geboy ngebut dijalanan ibukota / Dipayungi lampu kota disekitar kita," nyanyi David yang diikuti oleh seribuan penonton.
NAIF tampil membawakan beberapa lagu miliknya, seperti "Jikalau", "Kamu Cuma Satu", "Benci Untuk Mencinta", dan "Air Dan Api". (Andika Aditia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jamrud.jpg)