Pelaku Pembunuhan Pura-pura Melayat Bahkan Telepon Suami Korban Ucap Belasungkawa, Cekik Mati PNS

Siti Zulaeha Djafar tewas akibat cekikan Wahyu Jayadi. Dari hasil visum terdapat luka gores/lebam pada bagian leher

Pelaku Pembunuhan Pura-pura Melayat Bahkan Telepon Suami Korban Ucap Belasungkawa, Cekik Mati PNS
HO/DOK PRIBADI
Pelaku Pembunuhan Pura-pura Melayat Bahkan Telepon Suami Korban Ucap Belasungkawa, Cekik Mati PNS. Foto: Siti Zulaeha Djafar (kiri) dan Wahyu Jayadi (kanan) 

Pelaku Pembunuhan Pura-pura Melayat Bahkan Telepon Suami Korban Ucap Belasungkawa, Cekik Mati PNS

TRIBUN-MEDAN.COM - Misteri kematian Siti Zulaeha, pegawai Universitas Negeri Makassar (UNM) mulai terungkap.  

Orang yang dicurigai sebagai pelaku, Wahyu Junaidi berhasil diamankan saat berpura-pura melayat di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Jumat (22/3/2019) siang.

Kepada polisi, Wahyu Junaidi mengatakan setelah pembunuhan itu terjadi, ia sempat menghubungi suami korban, Sukri yang berada di Barru.

Ia mengucapkan turut berbela sungkawa atas wafatnya Siti Zulaeha.

Dosen sekaligus Kepala UPT KKN UNM ini masih berstatus sebagai saksi.

Baca: Ingat Dukun AS (Ahmad Suradji), Tumbalkan 42 Wanita Dibantu Istri di Sunggal, Nasibnya . . .

Baca: Heboh, Seorang Pria Mengamuk Acungkan Parang, Tiga Orang Bersimbah Darah Dibacok

Meski demikian, ia belum dibolehkan pulang dari Markas Polres Gowa, tempat ia menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, beberapa tetangga korban menceritakan, sebelum kejadian itu, ia sempat melihat istri Wahyu meninggalkan rumah membawa anak dan pakaian.

Kabarnya, ia pergi meninggalkan rumah Wahyu menuju rumah orangt uanya.

Wahyu dan Siti Zulaeha sama-sama tinggal di Perumahan Sabrina Regency, Manggarupi, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved