Djarot: Tidak Ada Lagi Istilah 'Sing Waras Ngalah', Mari Kita Lawan!

Djarot mengungkapkan, masyarakat tidak boleh diam menanggapi hoaks dan ujaran kebencian yang beredar.

Djarot: Tidak Ada Lagi Istilah 'Sing Waras Ngalah', Mari Kita Lawan!
TRIBUN MEDAN/FATAH BAGINDA GORBY
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat saat acara Deklarasi Kebulatan Tekad, Partai Koalisi Indonesia Kerja dan pengukuhan Relawan Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ungkapan 'sing waras ngalah' acapkali terdengar bila terjadi sebuah pertengkaran.

Kepada Tribun/www.tribun-medan.com, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat menjelaskan, di tengah tahun politik ini, saat hoaks dan ujaran kebencian berseliweran di mana-mana, maka kalimat tersebut tidak boleh digunakan.

Menurut Djarot, ungkapan 'sing waras ngalah' dipakai bagi orang yang pikirannya normal agar mengalah, menahan diri, tidak meneruskan percekcokan, pertengkaran dan sebagainya.

"Ungkapan tersebut agar orang yang kurang normal pikirannya tetap beraksi dan meneruskan apa saja yang diinginkannya," ujarnya, Selasa (26/3/2019).

Dikatakannya, ungkapan itu bisa dimaknakan sindiran kepada orang yang sedang bertikai, agar yang merasa dirinya masih berpikiran normal mau mengalah, menahan diri, tidak ngotot.

Namun Djarot mengingatkan upaya ini tidak akan berdampak bagi para penyebar hoaks dan ujaran kebencian.

Caleg DPR RI Dapil Sumut III itu mengungkapkan, masyarakat tidak boleh diam menanggapi hoaks dan ujaran kebencian yang beredar.

"Nanti kebohongan itu lama-lama akan dianggap menjadi kebenaran dan dipercaya. Ayo kita lawan,"katanya.

Djarot menjelaskan, pada tahun politik ini banyak orang-orang yang memanipulasi kebenaran.

"Sehingga banyak orang yang dapat dikelabui dengan kebohongan yang ia kira itu kebenaran. Banyak yang tidak menggunakan rasio untuk mempercayai sebuah data, hanya menggunakan emosi saja," jelasnya.

Ia berharap masyarakat cerdas dan tidak tertipu oleh hoaks yang hanya dapat memecah belah kesatuan bangsa.

(gov/tribun-medan.com)

Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved