Breaking News:

Manajemen RSUD Sidikalang Belum Jenguk Keluarga Bayi Amelia, dr Henry Manik Ungkap Kronologisnya

Henry menjelaskan kronologi kematian bayi Amelia di RSUD Sidikalang, berdasarkan hasil interogasi para staf yang bertugas pada malam Amelia.

Penulis: Dohu Lase |
Istimewa
Ibunda Amelia, Endang br Nababan, meratapi kepergian putri pertamanya yang masih berusia delapan bulan, Amelia Putri Karolina br Pinem, Sabtu (23/3/2019). 

Pukul 19.00 WIB, bayi Amelia dikirim ke ruang rawat dengan oksigen terpasang. Tak lama, dokter spesialis anak datang memeriksa.

Pukul 20.00 WIB, dokter spesialis anak selesai memeriksa Amelia. Pada saat itu, dokter spesialis menyarankan keluarga agar perawatan bayi Amelia diujuk ke rumah sakit lain.

Atas saran itu, keluarga Amelia berunding. Pukul 21.00 WIB, perawat bertanya kembali kepada keluarga soal rujuk tersebut, tetapi keluarga masih belum memutuskan. Sementara, kondisi Amelia memburuk.

Pukul 21.30 WIB, keluarga bersedia dirujuk, kemudian cepat-cepat menyelesaikan administrasi rumah sakit.l

Lantaran ambulans rumah sakit sedang dipakai untuk merujuk pasien-pasien lain, manajemen RSUD Sidikalang menghubungi UPT Puskesmas Batangberuh untuk mengerahkan ambulansnya.

Tak berapa lama, ambulans Puskesmas Batangberuh datang. Perawat selanjutnya menghubungi beberapa rumah sakit rujukan untuk konfirmasi. Alhasil, hanya RSU Bina Kasih Medan yang bersedia menerima Amelia.

Pukul 22.00 WIB, ambulans Puskesmas Batangberuh datang ke RSUD Sidikalang. Amelia pun dipersiapkan untuk berangkat.

Pukul 22.30 WIB, perawat membawa Amelia ke dalam ambulans. Setiba di ambulans, bayi Amelia tiba-tiba mengalami henti nafas, sehingga langsung dibawa kembali dibawa ke ruang rawat.

Di dalam ruang rawat, dilakukan pertolongan oleh dokter jaga. Namun, tidak ada respon dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 22.45 WIB.

(cr16/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved