Pasar Kampunglalang Berbenah, Komisi C DPRD Medan Harapkan Pedagang Gak Ribut Lagi

Rombongan Komisi C DPRD Medan berharap agar apa yang sudah dibenahi, dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pedagang

Pasar Kampunglalang Berbenah, Komisi C DPRD Medan Harapkan Pedagang Gak Ribut Lagi
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Kunjungan Komisi C DPRD Medan ke Pasar Kampunglalang usai renovasi dengan anggaran Rp 26 Miliar, Selasa (26/3/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Melaksanakan kunjungan ke Pasar Kampunglalang, Rombongan Komisi C DPRD Medan berharap agar apa yang sudah dibenahi, dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pedagang. Pedagang diharapkan tidak lagi ribut terkait undian kios-kios yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu.

Ketua Komisi C DPRD Medan, Boydo HK Panjaitan didampingi anggota DPRD lainnya, Dame Duma Sari Hutagalung, Modesta Marpaung dan Jangga Siregar, Selasa (26/3/2019) mengharapkan para pedagang solid.

"Kita berharap para pedagang menjadi solid. Tidak ada terpecah-pecah. Karena kita meyakini bahwa pasar ini bakal ramai saat ditempati, bahkan lebih ramai dari yang sebelumnya," katanya.

Tak hanya itu, Boydo menyampaikan agar 732 kios yang ditempati nantinya untuk selalu dijaga. Menyoal pemahaman letak kios yang dinilai oleh pedagang tidak strategis, Boydo berharap agar hal tersebut tidak dijadikan masalah. "Soal soal perselisihan dimana letak kios-kios berjualan jangan lagi dijadikan masalah. Karena pasar ini kita proyeksikan sebagai pasar percontohan," sambung Boydo.

Komisi C DPRD Medan mengapresiasi proses serah terima dari Kontraktor ke Pemko Medan berhasil dilaksanakan sesuai perjanjian pada bulan Maret. Namun, disinggung masalah denda, Boydo menegaskan hal tersebut wajib dibayarkan oleh kontraktor.

"Kita harus menghormati itikad baik yang sudah dilakukan oleh pihak kontraktor, yang mana mereka akan membayar denda sebesar Rp 3,1 milyar kepada Pemko Medan. Dan itu tidak bisa ditawar atau di ganggu gugat lagi, sebab ini kan temuan BPK dan sudah di LHP pada tahun 2018 yg lalu", terang politikus partai PDI Perjuangan ini.

Direncanakan oleh Perusahaan Daerah Pasar (PD), para pedagang akan serentak memulai kegiatan jual beli pada 1 April 2019 mendatang. Sembari menunggu ditempati, PD Pasar pun tampak melakukan pembenahan terakhir terhadap pasar yang menghabiskan anggaran Rp 29 Miliar itu.

Amatan Tribun Medan di basemen Gedung, terlihat beberapa teknisi melakukan pemasangan kipas angin untuk menyejukkan dan mengatur sirkulasi angin.

"Jadi ini ada 10 unit yang disuruh oleh PD Pasar untuk dipasang di Basemen ini. Untuk sementara ini dulu. Nanti mungkin di pasang di tempat yang lainnya," ujar salah seorang teknisi.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved