News Video
Perbukitan Longsor Terekam Kamera Warga, Gemuruh Keras hingga Menimpa Beberapa Orang, INI VIDEONYA
Gunung Kapur yang berada di Dusun Gedangan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, longsor, Senin (25/3/2019), pada pukul 08.00 WIB
TRIBUN-MEDAN.COM - Perbukitan longsor terekam kamera warga, orang di sekitar lokasi merekam kejadian menegangkan itu saat mendengar gemuruh keras.
Dari rekaman terlihar beberapa orang tertimbun longsor.
Informasi yang dihimpung Tribun Medan, perbukitan itu adalah Gunung Kapur yang berada di Dusun Gedangan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang longsor pada Senin (25/3/2019), pada pukul 08.00 WIB.
Diketahui lokasi tersebut merupakan lokasi penambangan batu kapur milik CV Kartika Candra Desa Puger Wetan.
Video detik-detik terjadinya longsor beredar luas di media sosial facebook dan instagram.
Tonton videonya;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Gojek dan Go Car Segera Mengaspal di Danau Toba, Pengembangan UMKM dan Kuliner jadi Prioritas
Kompas Menjawab: Persatuan dan Masa Depan Indonesia Itu adalah Komitmen Kami
Ini Daftar Kenaikan Gaji TNI 2019 Mulai dari Prajurit Sampai Jenderal, Bandingkan dengan PNS-Polri
Dalam video yang direkam dari jarak jauh tersebut, terdengar suara perekam telah menunggu dengan rekannya longsor itu terjadi.
Dari video juga terlihat sedikit demi sedikit serpihan batu kapur yang mulai berjatuhan.
"Lho lho wes (sudah) mulai," ujar suara di belakang kamera.
"Kuwi-kuwi lho, kuwi (itu)," ujar suara lainnya dengan bahasa jawa.
Dalam video itu terlihat longsor terjadi secara cepat dan tampak area hijau di permukaan atas juga turut tergerus terbawa longsor.
Dari informasi yang dikutip dari Surya.co.id, longsor terjadi sepanjang 50 meter.
Sementara video lain juga diunggah pengguna lain, yang memperlihatkan longsor dari jarak dekat tak jauh dari tanah longsor terjatuh.
Pada video kedua tersebut perekam berdiri dari jarak beberapa meter sedangkan ada warga lain berada di lokasi.
Warga itu tampak tepat di bawah longsoran terjadi.
Dalam suara video tersebut, perekam dan juga warga lain sempat memperingatkan untuk segera pergi dari lokasi tersebut.
Meski pasir mulai jatuh dari atas, sejumlah warga yang juga terdapat anak kecil tersebut tetap terfokus melihat ke arah atas menghiraukan peringatan warga lainnya.
"Woy ngaliho (minggir)," teriak perekam dan warga yang di belakang kamera.
"Woy."
"Woy," teriak suara tersebut.
Beberapa saat kemudian, longsor terjadi dan tampak teriakan dari warga yang menyelamatkan diri.
Suara longsor tersebut juga begitu keras.
Sedangkan si perekam tampak lari berlindung ke dalam truk.
"Allahu Akbar," teriak perekam.
Sementara asap tanah dari longsoran menutupi pemandangan sekitar perekam.
Setelah longsor selesai, perekam keluar dan berteriak mengecek warga di sekitar adakah yang tertimbun.
Warga lainnya juga bersahutan memperingatkan yang masih berada di dekat lokasi gunung untuk menjauh.
Terdengar pula perekam mengkhawatirkan pengendara motor yang sempat terlihat tepat di bawah longsor terjadi.
Diketahui jumlah korban longsor ada tiga orang.
Dua orang terluka beridentitas Hasan (33) warga Desa Kasiyan Timur Kecamatan Puger dan Ahmed (25) warga Desa Grenden Kecamatan Puger.
Keduanya langsung dibawa ke RS Graha Puger untuk mendapat perawatan.
Sementara ada satu orang yang masih dalam pencarian bernama Sucipto (45) warga Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan.
Ketiga korban adalah penambang batu kapur di lokasi.
Selain itu, ada enam motor yang tertimbun reruntuhan longsor.
Hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti apa penyebab longsornya tambang gunung kapur itu.
Diduga, hal itu disebabkan karena faktor alam.
Hujan yang terus mengguyur, membuat tanah di sekitar lokasi menjadi labil.
Sehingga, saat dilakukan penggalian, tebing tersebut mengalami longsor dan menimpa para pekerja di lokasi tersebut. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Video Detik-detik Gunung Kapur Setinggi 50 Meter Longsor di Jember, Terekam Korban Tepat di Bawahnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gunung-kapur-dusun-gedangan.jpg)