Kapolda Sumut Pastikan Anggota Polisi yang Terlibat Narkoba akan PTDH setelah Vonis

Irjen Pol Agus Andrianto menyatakan apabila ada anggota yang main-main dengan narkotika jenis apapun itu, yang bersangkutan akan diproses hukum.

Kapolda Sumut Pastikan Anggota Polisi yang Terlibat Narkoba akan PTDH setelah Vonis
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto (dua dari kanan) saat di Lapangan Benteng, Minggu (24/3/2019) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Personel polisi yang terlibat dalam narkotika akan mendapat sanksi berat dari institusi Polri.

Sanksi berat tersebut mulai dari diberhentikannya tunjangan kerja sampai kepada Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyatakan apabila ada anggota yang main-main dengan narkotika jenis apapun itu, yang bersangkutan akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

"Apabila ketahuan, personel yang terlibat akan diberi sanksi administrasi dan tunjangan kinerja akan diberhentikan,"katanya.

Mengenai gaji anggota apakah akan berjalan meskipun personel ada terlibat dalam narkoba, orang nomor satu di Polda Sumut ini menyatakan masih.

"Gaji berhenti ketika proses hukum sudah ketahap putusan. Jadi, hak-hak anggota diluar gaji seperti remunerasi akan di berhentikan sembari menunggu putusan dari pengadilan,"terangnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menyatakan pihaknya tidak segan-segan melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada personel yang sudah ditetapkan bersalah oleh hukum karena narkoba.

"Itu sanksi dan resiko Personel yang mendekati narkotika. Karena mereka sudah melakukan tindak pidana,"katanya.

Ia mengaku hampir setiap hari dirinya selalu mengingatkan anggota untuk tidak melakukan pelanggaran bahkan suatu tindak pidana.

"Karena setiap tindak pidana siapapun itu, akan menerima sanksi hukum sesuai dengan tindak pidana yang dilakukan personel,"ujarnya.

Mengenai apakah banyaknya anggota yang terkena narkotika, orang nomor satu di humas Polda Sumut ini menyatakan, mereka sudah terkena sanksi dari pengadilan.

Kalau dari internal, sambungnya, mereka tidak akan mendapat tunjangan gaji.

"Tapi kalau sudah ke tahap putusan, kita akan lakukan PTDH dan dengan sanksi itu, sudah pasti anggota tidak lagi menjadi personel Polri. Sudah pasti dong gaji juga tidak diberikan lagi,"terangnya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved