Aksi Siswa/i SMA Rayakan Selesai UNBK dengan Corat-coret Seragam Sekolah

Untuk merayakan selesainya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), para siswa/i Sekolah Menengah Kejuruan

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
Para siswa/i SMK yang merayakan selesainya UNBK di Lapangan Merdeka Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Untuk merayakan selesainya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), para siswa/i Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan aksi corat-coret diseputaran lapangan Merdeka Medan Jalan Bukit Barisan Medan, Kamis (28/3/2019).

Sontak, aksi corat-coret yang dilakukan oleh kaum Milenial ini membuat jalanan seputaran lapangan Merdeka menjadi macet.

Salah seorang Polwan yang menaiki mobil polisi bahkan berhenti untuk memberikan imbauan kepada para siswa/i SMK tersebut.

"Segera kembali pulang, jangan hanya tengok-tengok saja. Dengar kembali pulang kerumah masing-masing. Wajib gunakan helm. Jangan melawan arus, menerobos lampu merah. Ibu imbau kepada kalian segera kembali kerumah masing-masing," imbau seorang Polwan dari mobil polisi.

"Pulang kaliaj ya," sambungnya lembut.

Namun imbauan itu malah dibecandain sama para siswa/i SMK yang merayakan selesainya UNBK itu.

"Nggak ada uang kami buk," jawab para siswa SMK.

"Kalian tadi bisa kemari, tapi kenapa nggak bisa pulang," sahut Polwan itu.

Anggota Polantas menilang pelajar yang mengendarai motor tanpa dilengkapi helm dan surat kendaraan usai mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), di Medan, Sumatra Utara, Kamis (28/3/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Anggota Polantas menilang pelajar yang mengendarai motor tanpa dilengkapi helm dan surat kendaraan usai mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), di Medan, Sumatra Utara, Kamis (28/3/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN)

"Nggak ada uang untuk ongkos buk," samber para siswa menjawab balik.

Salah seorang siswi SMK Raksana, Faradiba Aulia Barus (17) yang ikut berkumpul di Lapangan Merdeka dengan siswa/i SMK lain Kota Medan, mengaku datang ke Lapangan Merdeka karena berdasarkan yang dia ketahui, setiap tahun di tempat tersebut jadi pusat berkumpulnya siswa/i selesai UNBK.

"Karena kalau tiap tahun ramainya disini. Kalaupun misalnya nanti ke Berastagi susah untuk pulangnya karena pasti macet," kata Aulia di seputaran Lapangan Merdeka Medan.

"Harapannya sih kalau bisa lulus. Percaya bakal lulus. Selesai ini pengin masuk Universitas Medan Area ambil Akuntansi," ujar Aulia optimis.

Sembari berjalan terdengar kembali imbaun dari salah seorang bapak polisi, yang memberitahukan agar para siswa lebih baik pulang membantu orangtua.

"Pulang, pulang, pulang kalian ya," teriak salah seorang polisi dari mobil Sabhara.

Rupanya, imbauannya itu mendapat tanggapan dari para siswa/i yang lagi senang-senangnya merayakan selesainya UNBK.

"Kayak mana mau pulang pak, nanti pas naik kereta (sepeda motor) kita di tilang," jawabnya nyeletuk.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved