Nasib Bocah Kesetrum Listrik Tewas Usai Mandi, Peristiwa Tragis Gak Disangka saat Sang Ibu di Rumah

Nasib malang yang menimpa bocah Lusia itu terjadi setelah ia membantu ibunya pergi membeli kopi dan gula di kios

Nasib Bocah Kesetrum Listrik Tewas Usai Mandi, Peristiwa Tragis Gak Disangka saat Sang Ibu di Rumah
grid.id
Nasib Bocah Kesetrum Listrik Tewas Usai Mandi, Peristiwa Tragis Gak Disangka Sang Ibu di Rumah 

Nasib Bocah Kesetrum Listrik Tewas Usai Mandi, Peristiwa Tragis Gak Disangka Sang Ibu di Rumah

TRIBUN-MEDAN.COM - Lusia Bota Duan (4) warga Desa Lamatokan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, NTT, tewas tersengat listrik.  

Buah hati Kristina Solo Purek Lolon itu tewas di tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Desa Lamatokan, Mikhael Merine Purek dan Thobias Eka, kepada Pos Kupang.Com, Rabu (27/3/2019) petang. Ia mengatakan itu ketika dikonfirmas soal informasi mengenai kasus meninggalkan bocah lusia gara-gara tersengat listrik, Selasa (26/3/2019).

Baca: Pengejaran KKB Papua Terkini, Baku Tembak dengan Anggota TNI dan Pernyataan OPM soal Papua Merdeka

Baca: Kembali Tangkap Kapal Vietnam, Menteri Susi Pudjiastuti Ungkap Kekecewaan Kepada Pengadilan

Informasi yang dihimpun Pos Kupang.Com, menyebutkan, nasib malang yang menimpa bocah Lusia itu terjadi setelah ia membantu ibunya membeli kopi dan gula di kios, tak jauh dari rumah di Desa Lamatokan.

Thobias menuturkan, pagi itu, bocah ini bermain-main bersama anak seusianya di dekat rumah.

Setelah bermain, si bungsu itu mandi lalu berganti pakaian kemudian disuruh ibunya untuk membeli kopi di kios dekat rumah.

Saat itu korban membawa uang Rp 5.000.

Dari uang tersebut, korban membelanjakan kopi seharga Rp 3.000 sehingga mendapat uang kembalian Rp 2.000 dalam satuan Rp 1.000 uang logam.

Setelah mendapatkan uang kembalian, korban lantas pulang ke rumah.

Baca: Kapolda Sumut Pastikan Anggota Polisi yang Terlibat Narkoba akan PTDH setelah Vonis

Baca: Jelang 4 Hari Penutupan, Pelaporan SPT Tahunan di Kanwil DJP Sumut I Capai 77,44 Persen

Dan, setiba di rumahnya, ia hendak menyimpan uang tersebut di dekat televisi yang diletakkan di atas meja.

Saat itu, di atas meja tersebut, ada sebuah terminal listrik yang dalam keadaan menyala.

Sejak itu, korban tak lagi keluar rumah. Mamanya Kristina Solo juga tak tahu kalau putri bungsunya itu sedang bertarung nyawa di dalam rumah.

Sebab tak ada tanda sedikit pun kalau anak berusia 4 tahun tersebut harus menemui ajal seperti itu.

Setelah agak lama, kakak korban, Leonardus Lawi (13) tiba-tiba masuk ke dalam rumah.

Ia sangat kaget saat melihat adik perempuannya itu tertidur di atas lantai dalam keadaan mengenaskan.

Melihat itu, ungkap Thobias, Leonardus lantas berteriak histeris memanggil-manggil mamanya.

"Mama, mama, mengapa Lusia begini?" tanya kakak korban kepada ibunya.

Mendengar itu, mama Kristina lantas masuk ke dalam rumah kemudian menggoyang-goyang badan anaknya itu.

Lantaran tak ada respon, ia lantas meminta bantuan tetangga untuk segera memanggil petugas kesehatan dan seorang dukun untuk menyelamatkan buah hatinya itu.

Namun usaha itu sia-sia. Sebab bocah ingusan itu telah meninggal sebelum petugas kesehatan memberi pertolongan medis.

Dalam peristiwa itu, korban dinyatakan meninggal dunia karena tersengat listrik. Korban dimakamkan, Rabu (27/3/2019).

Baca: Pengejaran KKB Papua Terkini, Baku Tembak dengan Anggota TNI dan Pernyataan OPM soal Papua Merdeka

Baca: Kembali Tangkap Kapal Vietnam, Menteri Susi Pudjiastuti Ungkap Kekecewaan Kepada Pengadilan

Nasib Bocah Kesetrum Listrik Tewas Usai Mandi, Peristiwa Tragis Gak Disangka Sang Ibu di Rumah

 TAUTAN: Bocah Berusia Empat Tahun Tewas Tersengat Listrik, Begini Kronologinya, 

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved