Gojek Seleksi Ketat Mitra Go-Food di kawasan Danau Toba: Packaging Harus Benar-benar Menarik

Untuk kawasan Danau Toba proses seleksi kita buat lebih ketat dari seleksi Go-Ride, dan dibandingkan daerah lain di Indonesia

Gojek Seleksi Ketat Mitra Go-Food di kawasan Danau Toba: Packaging Harus Benar-benar Menarik
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Gojek Seleksi Ketat Mitra Go-Food di kawasan Danau Toba: Packaging Harus Benar-benar Menarik . Senior Manager of Government Relation Gojek Regional Sumatera Muhammad Ruslan (baju merah) saat berbincang dengan Direktur Utama BPODT Arie Prasetyo (tengah) di Kantor BPODT Medan. 

Gojek Seleksi Ketat Mitra Go-Food di kawasan Danau Toba: Packaging Harus Benar-benar Menarik

TRIBUN-MEDAN.com- Gojek Indonesia akan menerapkan kebijakan khusus terhadap proses seleksi mitra layanan kulinernya, Go-Food, untuk pengoperasian di kawasan Danau Toba mulai 25 April 2019 mendatang.

Senior Manager of Government Relation Regional Sumatera Gojek Indonesia, Muhammad Ruslan mengatakan saat ini tim Go-Food sedang menyurvei satu per satu calon mitra kuliner di kawasan Danau Toba.

"Untuk kawasan Danau Toba proses seleksi kita buat lebih ketat dari seleksi Go-Ride, dan dibandingkan daerah lain di Indonesia," kata Ruslan, Jumat (29/3/2019).

"Kita tidak ingin wisatawan memesan makanan, dan setelah makan tiba-tiba sakit perut. Karena itu SOP seleksinya agak lebih ketat," sambungnya.

Ruslan menjelaskan bahwa secara administrasi setiap calon mitra harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Syarat ini diterapkan agar dapat memberikan pendapatan juga bagi daerah dan sebagai bentuk komitmen Gojek menaati aturan.

Bila calon mitra belum memilikinya, Gojek dapat membantu memberikan pendampingan dalam pengurusan.

Masih kata Ruslan, dalam memilih mitra Gofood, mereka bukan saja menekankan pada aspek cita rasa, tetapi juga dari sisi keunikan dan kemasan (packaging).

REKAMAN CCTV: Berniat Mencuri, Pria Ini Ditembak Korbannya yang Merupakan Polisi Wanita

Pembunuh dan Pemerkosa Pendeta Melinda Mengaku Naksir: Aku Suka Sama Dia, Tapi Ga Berani Bilang

Respons Valentino Rossi soal Swingarm Motor Andrea Dovizioso MotoGP, Marc Marquez Ikut Angkat Bicara

Pemko Medan dan Kodam I/BB Laksanakan Aksi Pembersihan Sungai Kera untuk Cegah Banjir 5 Kecamatan

"Packaging harus benar-benar menarik dan pantas untuk diberikan sebagai buah tangan (oleh-oleh)," ujar Ruslan.

Ruslan mengungkapkan bahwa dalam pengoperasian di kawasan Danau Toba Gojek lebih memperioritaskan layanan Go-Food untuk mendorong pengembangan UMKM, khususnya sektor kuliner.

Karena seringkali para wisatawan yang bermalam di kawasan Danau Toba, kesulitan mendapatkan transportasi untuk mencari makanan keluar hotel.

Reaksi Luna Maya, Ariel Noah Nyaris Jatuh, Tepergok Ngobrol Bareng hingga Pernah Jalin Asmara

Paradep Taxi Tabrak Pot Bunga dan Berakhir di Pagar Gereja Kristen Protestan Indonesia Siantar

Detik-detik Dosen UIN SGD Bandung Lecehkan Mahasiswi Skripsi, Gerayangi Tangan Paha hingga Dada

"Go-Food yang banyak yang kami kejar duluan. Karena turis-turis di hotel harus mengeluarkan Rp 500 ribu kalau menyewa mobil hanya untuk makan malam," bebernya.

Nantinya, sambung Ruslan Gojek akan menerakan status kehalalan setiap produk pada aplikasi Go-Food. Tahap awal pengoperasian di kawasan Danau Toba, Gojek akan menempatkan basis operasi di Balige dengan menggandeng para operator lokal untuk layanan Gocar.

RS Hewan Sumut Sediakan Vaksin Rabies Gratis untuk Hewan Kesayangan Anda

Berenang Gratis di Kolam Renang Graha Metropolitan Golf and Country Club untuk Member TFC Premium

"Nanti setelah berjalan, Parapat bakal kita proyeksikan menjadi basis pengoperasian berikutnya di kawasan Danau Toba," pungkas Ruslan.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved