Bocah 9 Tahun Tenggelam di Aek Situmandi Hingga Kini Belum Ditemukan Saat Mandi di Sungai

Boch (9) bernama Jio yang hanyut hingga tenggelam di DAS Batang Toru Aek Situmandi, Desa Siraja Hutagalung

Bocah 9 Tahun Tenggelam di Aek Situmandi Hingga Kini Belum Ditemukan Saat Mandi di Sungai
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM, TARUTUNG - Boch (9) bernama Jio yang hanyut hingga tenggelam di DAS Batang Toru Aek Situmandi, Desa Siraja Hutagalung, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara belum ditemukan hingga, Sabtu (30/3/2019). 

Siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Nomor 173112 Hutagalung, itu hanyut saat mandi pada pukul 16.30 WIB sore, Jumat 29 Maret 2019.

Pencariaan bocah Jio, sudah dilakukan sehari sebelumnya. Pencarian sejak pukul 08.00 WIB, itu belum membuahkan hasil.

Sebelum diketahui hanyut dan tidak tertolong empat teman mainnya, korban sudah diingatkan tidak ke bantaran DAS sebab di hilir sungai kedalaman sungai sudah mencapai 2 meter lebih.

Menyaksikan korban akan tenggelam, empat rekan Jio bernama Andika Hutagalung (11), Monang Hutagalung (11), Jeremi Manurung (11) dan Hesekiel Hutagalung (11), berusaha menjulurkan tangan menarik menyelamatkan korban. 

Kata Sutomo, setelah Jio hanyut  membuat empat bocah berhamburan menuju perkampungan memberi tahu kepada warga.

"Korban tidak menghiraukan perkataan saksi. Dan sekitar kurang lebih 2 meter kedalaman sungai, korban hanyut dan saksi Andika menyulurkan tangan dari tempat pemandian warga untuk menolong korban namun tangan saksi tidak sampai sehingga korban tidak nampak lagi dan sudah tenggelam," terang Kasubbag Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Sutomo M Simaremare.

Kepala BPBD Tapanuli Utara, Bonggas Pasaribu menyebut cuaca menjadi kendala ketika pencarian malam sebelumnya. Pencarian terhadap Jio pukul 22.00 WIB.

"Terkendala cuaca dingin sekira pukul 22.00 WIB dihentikan selanjutnya pencarian akan dilanjutkan kembali pagi ini oleh tim BPBD Tapanuli Utara bersama masyarakat," kata Bonggas.

Bonggas menjelakan, tim penyelam yang turun dari Jumat (29/3) sore hingga malam menyisir dasar sungai terkendala cuaca dingin dan air sungai cukup deras. Hingga sore hari,  korban belum berhasil ditemukan. 

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved